Film Obsession box office mencatat pendapatan global US$403 juta setelah dua bulan tayang di bioskop, 537 kali lipat dari biaya produksinya. Film horor garapan Curry Barker ini dibuat dengan modal hanya US$750 ribu.
Capaian itu tergolong langka bagi film yang dibuat dengan modal sangat kecil. Obsession tayang di bioskop selama dua bulan terakhir dan masih menunjukkan daya tarik yang kuat di tengah pasar yang belum sepenuhnya pulih pasca-pandemi.
Film Obsession Box Office Tembus US$403 Juta
Menurut data Box Office Mojo per Senin (6/7), Obsession mengantongi US$245,3 juta di pasar domestik Amerika Utara dan US$157,7 juta di pasar internasional. Jika dijumlahkan, pendapatan globalnya mencapai US$403 juta. Angka itu setara 537 kali lipat dari biaya produksi yang hanya US$750 ribu.
Capaian domestik tersebut mendekati ambang US$250 juta, level yang jarang dicapai film, baik arthouse maupun non-arthouse, pada masa sulit pasca-pandemi. Bahkan saat liburan 4 Juli, Obsession masih meraup US$5,3 juta di dalam negeri dan US$12 juta di pasar internasional.
Bertahan Melewati Delapan Akhir Pekan
Variety menyebut sebagian besar film mengalami penurunan pendapatan, atau bahkan keluar dari bioskop, setelah delapan akhir pekan penayangan. Obsession justru bertahan. Ulasan positif dari mulut ke mulut dan antusiasme penonton Gen Z disebut menjadi pendorong utama jumlah penonton.
Film yang tayang perdana di Toronto Film Festival 2025 itu kemudian diakuisisi Focus Features dengan nilai sekitar US$14 juta. Padahal, biaya pembuatannya kurang dari US$1 juta.
Kisah Bear dan Mainan One Wish Willow
Obsession mengikuti Bear (Michael Johnston), karyawan toko musik yang membeli mainan supernatural untuk membuat temannya, Nikki (Inde Navarrette), jatuh cinta kepadanya. Keinginan itu justru berujung konsekuensi mengerikan.
Film ini ditulis dan disutradarai Curry Barker, komedian sketsa YouTube yang sebagian ceritanya terinspirasi episode The Simpsons, Treehouse of Horror II. Selain Johnston dan Navarrette, film ini dibintangi Cooper Tomlinson, Megan Lawless, dan Andy Richter.
Sinyal Baru bagi Industri Bioskop
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa film berbiaya rendah masih bisa bersaing di layar lebar jika mampu membangun percakapan dari penonton. Dengan pola penurunan pendapatan yang jauh lebih landai dibanding film pada umumnya, Obsession menjadi salah satu kejutan terbesar industri film tahun ini.
Dengan catatan box office Obsession yang melampaui US$400 juta, film horor berbujet di bawah US$1 juta ini menunjukkan bahwa cerita yang kuat dan dukungan penonton dapat mengalahkan besarnya biaya produksi.
