bantuan gempa NTTBantuan gempa NTT senilai Rp1,7 miliar disalurkan Kemenko Pangan lewat Sahabat Pangan Peduli NTT untuk warga terdampak di lima kabupaten.

Kemenko Pangan bersama sejumlah mitra menyalurkan bantuan gempa NTT senilai sekitar Rp1,7 miliar lewat Program Sahabat Pangan Peduli NTT. Bantuan itu menyasar masyarakat terdampak di Kabupaten Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, dan Manggarai Timur.

Program Sahabat Pangan Peduli NTT digerakkan Kemenko Pangan bersama sejumlah mitra untuk membantu warga di Kabupaten Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, dan Manggarai Timur. Penyaluran di Ngada dilakukan Staf Ahli Menteri Bidang Transformasi Digital dan Hubungan Antar Lembaga, Bara Krisnha Hasibuan, bersama Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Konektivitas, Prayudi Syamsuri, pada Kamis (24/9). Bantuan diterima langsung oleh Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu.

Rincian Bantuan Gempa NTT untuk Pemda dan Rumah Ibadah

Total bantuan sekitar Rp1,7 miliar terdiri atas dana tunai Rp990 juta dan barang senilai sekitar Rp710 juta. Dari jumlah tersebut, Rp500 juta diserahkan kepada Pemkab Ngada untuk penanganan masyarakat terdampak.

Sebagian bantuan dialokasikan untuk pemulihan rumah ibadah. Gereja Paroki Soa di Ngada menerima Rp50 juta, sedangkan Masjid Maubawa dan Masjid Aimere masing-masing mendapat Rp25 juta. Paroki Gako di Kabupaten Nagekeo serta Paroki Ropa di Kabupaten Ende masing-masing menerima Rp50 juta. Selain itu, Kemenko Pangan menyalurkan Rp240 juta untuk keluarga besar Kemenko Pangan yang terdampak dan paket sembako Rp50 juta bagi warga Desa Turamuri serta sekitar Gereja Paroki Soa.

Dukungan Dunia Usaha, Asosiasi, dan BUMN

Dukungan Sahabat Pangan Peduli NTT datang dari berbagai pihak. Dalam bentuk tunai, Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) bersama para anggotanya menyumbang Rp1,2 miliar. Kontribusi lain berasal dari GAPMMI Rp100 juta, Sinar Mas Rp100 juta, P3JI Rp50 juta, ASKINDO Rp30 juta, dan KSO Sucofindo-Surveyor Indonesia Rp10 juta, ditambah sumbangan pegawai Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Untuk bantuan barang, Cargill Indonesia memberikan Rp565 juta, ID FOOD Rp100 juta, Heinz ABC Indonesia Rp20 juta, Frisian Flag Indonesia Rp16 juta, dan Mayora Rp9 juta. Totalnya sekitar Rp710 juta. PT Pos Indonesia turut mendukung rangkaian distribusi dan penyaluran bantuan tersebut.

Pernyataan Kemenko Pangan dan Pemkab Ngada

Bara Krisnha Hasibuan menyebut Kemenko Pangan terpanggil membantu warga terdampak. “Kami di Kemenko Pangan terpanggil untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Melalui Sahabat Pangan Peduli NTT, kami mengajak dunia usaha, asosiasi, BUMN, dan seluruh keluarga besar Kemenko Pangan untuk bergotong royong membantu masyarakat agar dapat segera bangkit dan pulih,” ujarnya.

Wakil Bupati Ngada menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. “Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada, kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan bantuan dari Kemenko Pangan dan seluruh mitra. Dukungan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang sedang berupaya bangkit dari dampak bencana,” kata Bernadinus.

Dalam rangkaian kegiatan itu, tim Kemenko Pangan bersama Pemkab Ngada juga meninjau lokasi terdampak, di antaranya Gereja Salib Suci Soa dan Desa Turamuri, sambil menyerahkan sembako kepada warga. Uskup Agung Ende Mgr. Budi Kleden turut menyampaikan apresiasi. “Sebagai umat beriman dan orang berbudaya, kami berusaha untuk bangkit, tidak tenggelam dalam musibah. Kebangkitan itu tidak terlepas dari dukungan para donatur, termasuk Kemenko Pangan,” ujarnya.

Dengan melibatkan pemerintah, dunia usaha, asosiasi, BUMN, dan pegawai kementerian, Program Sahabat Pangan Peduli NTT menjadi wujud gotong royong untuk mendukung pemulihan sosial dan kehidupan masyarakat di Nusa Tenggara Timur.