Debut Shin Tae-yong di Persija Jakarta menghadirkan permainan menyerang dan memberi kesempatan kepada pemain muda. Meski kalah 0-1 dari Persebaya Surabaya, sejumlah perkembangan positif mulai terlihat.
Debut Shin Tae-yong di Persija Jakarta menjadi perhatian pada laga pramusim Piala Presiden 2026 menghadapi Persebaya Surabaya. Meski Macan Kemayoran harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 0-1, permainan yang ditampilkan menunjukkan perubahan gaya bermain dibandingkan ekspektasi banyak pengamat.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo pada Minggu (26/7) malam WIB itu ditentukan oleh gol yang berawal dari kesalahan umpan Radovan Pankov. Hasil tersebut membuat Shin Tae-yong mengawali kiprahnya bersama Persija dengan kekalahan.
Namun, secara keseluruhan Persija tampil agresif dan mampu mendominasi penguasaan bola dalam sebagian besar pertandingan. Tim juga memperlihatkan organisasi permainan yang mulai terbentuk meski waktu persiapan terbilang singkat.
Shin Tae-yong Beri Kesempatan Pemain Muda dan Bangun Fondasi Tim
Yang menjadi sorotan, Shin Tae-yong langsung memberikan kepercayaan kepada sejumlah pemain muda sejak menit pertama. Figo Dennis yang berusia 20 tahun dan Agi Firmansyah berusia 21 tahun masuk dalam susunan pemain utama meski Persija memiliki skuad dengan 11 pemain asing.
Keputusan tersebut menunjukkan ruang bagi pemain muda tetap terbuka. Selain itu, langkah tersebut memberi gambaran mengenai pendekatan pelatih asal Korea Selatan itu dalam membangun persaingan di dalam tim.

Sementara itu, Persija memperlihatkan sirkulasi bola yang rapi serta struktur bertahan yang cukup solid. Meski begitu, penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan yang perlu dibenahi karena tim belum menemukan pola terbaik untuk mencetak gol.
Dalam praktiknya, beberapa skema khusus yang selama ini identik dengan Shin Tae-yong juga belum banyak terlihat. Situasi bola mati maupun lemparan ke dalam belum menunjukkan pola yang benar-benar terorganisasi.
Kondisi tersebut dapat dipahami mengingat Persija baru menjalani sekitar satu pekan masa persiapan bersama pelatih baru. Akibatnya, waktu untuk mematangkan strategi dan detail taktik masih sangat terbatas.
Di sisi lain, Shin Tae-yong sempat menerima kartu kuning pada masa tambahan waktu setelah melayangkan protes atas gol Denis Kolinger yang dianulir karena offside. Meski emosinya sempat terlihat memuncak, pertandingan berakhir tanpa tambahan sanksi dari wasit.
Secara faktual, Persija juga belum tampil dengan kekuatan penuh. Sejumlah pemain yang memperkuat Timnas Indonesia pada Piala AFF 2026 belum bergabung sehingga opsi tim diperkirakan akan semakin lengkap ketika memasuki kompetisi Super League 2026/2027.
