Penyebab gunung es Greenland terbalik mulai dijelaskan para ahli setelah video fenomena di Ilulissat viral. Proses pencairan es di bawah permukaan laut disebut mengubah keseimbangan bongkahan es hingga akhirnya terguling.
Penyebab gunung es Greenland terbalik menjadi perhatian setelah rekaman peristiwa di Ilulissat menyebar luas di media sosial. Para ahli menjelaskan bahwa fenomena tersebut merupakan proses alamiah yang kerap terjadi di kawasan Greenland.
Menurut penjelasan yang dikutip dari NDTV, pencairan es di bagian bawah permukaan laut berlangsung secara tidak merata. Kondisi tersebut mengubah distribusi beban pada gunung es sehingga keseimbangannya terus bergeser.
Ketika perubahan itu mencapai titik tertentu, bongkahan es kehilangan stabilitas dan akhirnya terbalik. Proses tersebut juga melepaskan energi dalam jumlah besar yang memicu gelombang tinggi serta turbulensi di sekitar lokasi.
Pelelehan Es Mengubah Titik Tumpu Gunung Es
Dalam praktiknya, bagian gunung es yang berada di bawah permukaan laut terus mengalami pencairan. Akibatnya, titik tumpu bongkahan es berubah tanpa terlihat dari permukaan.
Yang menjadi sorotan, perubahan itu dapat berlangsung dalam waktu lama sebelum gunung es tiba-tiba terguling. Karena itu, fenomena tersebut sering terjadi tanpa tanda-tanda yang mudah dikenali.
Para ahli menyebut kondisi tersebut sebagai bagian dari dinamika alami gunung es terapung. Seiring proses pencairan terus berlangsung, keseimbangan es akan terus berubah hingga mencapai posisi baru.
Fenomena Alam yang Perlu Diwaspadai di Greenland
Meskipun termasuk fenomena alam yang umum di Greenland, gunung es yang terbalik tetap memiliki risiko. Gelombang yang muncul setelah bongkahan es berguling dapat membahayakan kapal kecil maupun aktivitas di sekitar perairan.
Di sisi lain, Ilulissat Icefjord memang dikenal sebagai kawasan dengan aktivitas gunung es yang sangat tinggi. Wilayah ini terus menerima bongkahan es dari Gletser Sermeq Kujalleq yang aktif melepaskan massa es ke laut.
Fenomena Viral Tidak Menimbulkan Korban
Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (25/7) itu tidak dilaporkan menimbulkan korban ataupun kerusakan. Lokasi gunung es berada cukup jauh dari daratan sehingga gelombang yang muncul tidak berdampak langsung terhadap permukiman.
Video yang direkam warga lokal kemudian menjadi perhatian karena memperlihatkan secara jelas proses terbaliknya gunung es raksasa beserta gelombang yang dihasilkan dalam hitungan detik.
