Reshuffle Kabinet Merah PutihReshuffle kabinet Merah Putih disorot The Star, CNA, dan SCMP terkait pergantian Menlu serta Kapolri dalam perombakan terbesar Prabowo.

Reshuffle Kabinet Merah Putih yang digelar Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (1/10) mendapat sorotan sejumlah media asing, termasuk The Star, CNA, dan South China Morning Post. Pergantian Menteri Luar Negeri menjadi isu yang paling banyak disorot.

Reshuffle Kabinet Merah Putih Menurut The Star

Media Malaysia, The Star, menyoroti penggantian Menteri Luar Negeri dari Sugiono kepada Arrmanatha Christiawan Nasir, yang akrab disapa Tata dan sebelumnya menjadi wakil Sugiono. “Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengganti Menteri Luar Negeri Sugiono dengan seorang diplomat karier,” tulis The Star.

The Star juga menulis bahwa Sugiono, yang disebut sebagai ajudan politik dekat Prabowo, akan ditugaskan sebagai Menko PMK. Menurut media tersebut, pergantian susunan menteri terjadi setelah masyarakat Indonesia memprotes kebijakan luar negeri di bawah pemerintahan Prabowo.

Salah satu protes publik terkait keputusan Prabowo bergabung dengan Dewan Perdamaian atau Board of Peace, terutama setelah Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran. Badan internasional besutan Presiden AS Donald Trump itu ditujukan untuk mengawal stabilisasi Jalur Gaza pascaperang.

Sorotan CNA soal Perombakan Terbesar

Channel News Asia asal Singapura menyebut Prabowo menunjuk menteri luar negeri dan industri baru, serta menteri koordinator di beberapa bidang. CNA menyebutnya sebagai reshuffle kabinet terbesar Prabowo sejauh ini.

Reshuffle ini ditetapkan lewat Keputusan Presiden Nomor 104/P/2026 dan 105/P/2026. Secara keseluruhan ada 17 menteri dan pejabat yang diganti, mencakup menteri ESDM, menteri politik dan keamanan, ketua Ombudsman RI, serta Kapolri dan Wakapolri.

CNA juga menggarisbawahi pergantian Kapolri. Jabatan yang diemban Listyo Sigit Prabowo sejak era Presiden Joko Widodo itu kini dipegang kepala Badan Narkotika Nasional, Suyudi Ario Seto, sementara Listyo ditunjuk sebagai kepala kantor staf kepresidenan.

Analisis SCMP dan Harapan pada Menlu Baru

Media China, South China Morning Post, turut melaporkan reshuffle ini dan menyoroti penggantian menteri luar negeri serta posisi vital lain. SCMP mencatat perombakan terjadi tak lama setelah Prabowo mencopot Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada 14 September.

Menurut SCMP, analis menilai Sugiono selama ini seolah dikerdilkan karena Prabowo dianggap mendominasi peran menteri luar negeri. Dewi Fortuna Anwar, analis kebijakan luar negeri di BRIN, mengatakan Nasir yang lama menjadi diplomat diharapkan memainkan peran lebih tegas.

Secara umum, sorotan media asing berpusat pada pergantian Menlu dan Kapolri dalam reshuffle kabinet Merah Putih. Publik kini menanti apakah Arrmanatha Nasir mampu memainkan peran yang lebih menonjol di panggung diplomasi.