fasilitas mewah Lapas Cibinongasilitas mewah Lapas Cibinong menjadi sorotan Ombudsman. Temuan kamar khusus dan mobil mewah berujung penonaktifan lima pejabat.

Fasilitas mewah Lapas Cibinong menjadi sorotan Ombudsman setelah sidak menemukan kluster hunian khusus dan area parkir mobil mewah.

Temuan fasilitas mewah Lapas Cibinong memicu pemeriksaan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas). Ombudsman menemukan sejumlah fasilitas tidak biasa saat inspeksi mendadak.

Dalam sidak pada Rabu, 23 September 2026, Ombudsman menemukan beberapa tipe kamar dalam kluster mewah. Kawasan tersebut berada di Lapas Kelas IIA Cibinong, Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor.

Selain hunian, Ombudsman juga melihat area parkir yang berisi mobil mewah. Tim Ombudsman turut menduga adanya praktik pungutan liar di lingkungan lapas tersebut.

Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Secara faktual, temuan tersebut kemudian menjadi perhatian Komisi XIII DPR. Komisi XIII menjadwalkan rapat dengar pendapat bersama Ombudsman RI dan Ditjen Pemasyarakatan.

Rapat itu mengagendakan penjelasan hasil sidak Ombudsman serta tindak lanjut Kementerian Imipas. Kepala Lapas Cibinong juga masuk dalam agenda rapat di kompleks parlemen.

Sementara itu, kondisi bangunan sempat menjadi sorotan setelah Menteri Imipas Agus Andrianto melakukan sidak pada Jumat, 25 September. Saat itu, kondisi bangunan terlihat berbeda dibanding temuan Ombudsman.

Lima Pejabat Lapas Cibinong Dinonaktifkan

Menanggapi temuan tersebut, Kementerian Imipas menonaktifkan lima pejabat struktural Lapas Cibinong. Langkah itu bertujuan memudahkan proses pemeriksaan terhadap pihak yang diduga bertanggung jawab.

Inspektur Jenderal Kementerian Imipas Rudi Setiawan menyampaikan penonaktifan tersebut pada Sabtu, 26 September. Ia menyebut lima pejabat itu diduga memiliki tanggung jawab terkait temuan Ombudsman.

Kelima pejabat tersebut terdiri atas Kalapas, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, dan Kepala Seksi Bimbingan Narapidana atau Anak Didik. Selain itu, ada Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban serta Kepala Urusan Umum.

Menurut Rudi, pemeriksaan terhadap para pejabat menjadi bagian dari tindak lanjut temuan fasilitas mewah Lapas Cibinong.