Program Rumah Syukur Shiddiqiyyah 2026 terus berjalan dengan pembangunan 135 rumah layak huni di berbagai daerah. Di Pasuruan, proses pembangunan mendapat dukungan warga sekitar yang bergotong royong agar rumah segera ditempati penerima.
Program Rumah Syukur Shiddiqiyyah 2026 terus berlanjut di sejumlah daerah di Indonesia. Salah satu pembangunan yang menjadi perhatian berlangsung di Dusun Geneng Barat, Desa Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.
Rumah yang dibangun diperuntukkan bagi Suliyastiningsih beserta keluarganya. Sebelumnya, keluarga tersebut menempati rumah yang sudah tidak layak huni dengan kondisi atap bocor, dinding rusak, serta ruang tidur yang terbatas untuk enam penghuni.
Seiring dimulainya pembangunan, suasana di lingkungan sekitar berubah menjadi lebih ramai. Warga bersama pengurus Organisasi Shiddiqiyyah bergotong royong membantu proses pembangunan agar rumah selesai sebelum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Gotong Royong Percepat Pembangunan Rumah Gratis
Tak hanya membantu pada siang hari, sejumlah warga juga ikut bekerja hingga malam untuk mempercepat penyelesaian pembangunan. Semangat kebersamaan menjadi bagian penting selama proses berlangsung.
Sementara itu, Ketua RW 03 Geneng Barat, Sumari, mengapresiasi kepedulian warga Shiddiqiyyah yang membangun rumah bagi salah satu warganya. Ia berharap keluarga penerima dapat menikmati kehidupan yang lebih baik setelah menempati rumah baru.
Program tersebut juga mendapat perhatian dari kalangan akademisi. Mahasiswa Universitas Negeri Malang yang sedang menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Ledug turut menyampaikan apresiasi terhadap manfaat program tersebut.
Program Nasional Bangun 135 Rumah Layak Huni
Tahun 2026, Organisasi Shiddiqiyyah melaksanakan Program Nasional Santunan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah dengan target pembangunan sebanyak 135 unit rumah di berbagai wilayah Indonesia.
Dalam pelaksanaannya, penentuan penerima dilakukan melalui survei lapangan. Dengan demikian, bantuan difokuskan kepada masyarakat yang dinilai paling membutuhkan hunian layak.
Rumah Syukur Menjadi Bagian Tasyakuran Kemerdekaan
Program Rumah Syukur menjadi salah satu bentuk tasyakuran warga Shiddiqiyyah menjelang peringatan kemerdekaan Indonesia. Bentuk syukur tersebut diwujudkan melalui pembangunan rumah gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui pelaksanaan Program Rumah Syukur Shiddiqiyyah 2026, proses pembangunan di Pasuruan memperlihatkan kolaborasi antara organisasi dan masyarakat. Kehadiran program ini juga menunjukkan semangat kebersamaan dalam membantu warga memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.
