anggaran suvenir HUT BI, sinar jiwaAnggaran suvenir HUT BI di Istana tercatat Rp22,4 miliar untuk tiga paket. Simak rincian penyedia dan isi bingkisan merah putih.

Anggaran suvenir HUT BI di Istana Negara tercatat Rp22,4 miliar untuk tiga paket pengadaan, bukan Rp34,5 miliar yang ramai dibahas di media sosial.

Anggaran suvenir HUT Kemerdekaan Indonesia di Istana Negara menjadi sorotan menjelang perayaan HUT ke-81 Bangsa Indonesia. Perbincangan bermula dari unggahan tangkapan layar data SIRUP.

Dalam tangkapan layar tersebut, tercantum pagu rencana anggaran Kementerian Sekretariat Negara sebesar Rp34.518.502.500. Paket itu diumumkan pada 7 Agustus 2026.

SIRUP merupakan aplikasi resmi LKPP untuk mengumumkan Rencana Umum Pengadaan barang dan jasa pemerintah. Data tersebut mencatat sumber anggaran berasal dari APBN.

Anggaran Suvenir HUT RI Tercatat dalam Tiga Paket

Namun, pagu dalam RUP tidak sama dengan uang yang sudah dibelanjakan. Artinya, angka Rp34,5 miliar belum menunjukkan pembayaran pengadaan telah mencapai nilai tersebut.

Berdasarkan data pengadaan pemerintah, total nilai tiga paket suvenir mencapai Rp22.414.230.000. Pengadaan tersebut melibatkan tiga penyedia berbeda.

Paket pertama memiliki nilai Rp8.824.500.000. Satria Internusa Perkasa tercatat sebagai penyedia paket tersebut.

Rincian Paket Suvenir Istana Negara

Sementara itu, paket kedua menjadi yang terbesar dengan nilai Rp10.795.305.000. PT Sarinah tercatat menangani paket tersebut.

Paket ketiga memiliki nilai Rp2.794.425.000. Buana Kencana Sejahtera tercatat sebagai penyedia paket tersebut.

Jika dijumlahkan, ketiga paket menghasilkan nilai Rp22,414 miliar. Karena itu, angka tersebut menjadi nilai pengadaan tiga paket suvenir berdasarkan data yang tersedia.

Di sisi lain, suvenir tersebut berbentuk bingkisan atau goodie bag bernuansa merah putih. Paket itu disiapkan sebagai kenang-kenangan bagi tamu undangan.

Beberapa barang yang tercantum meliputi pakaian atau kaos, handuk, topi, mug, dan buku catatan. Selain itu, bingkisan juga memuat mainan tradisional berupa kelereng.

Yang perlu digarisbawahi, angka Rp34,5 miliar pada SIRUP merupakan pagu rencana. Sementara itu, data tiga paket menunjukkan total nilai pengadaan Rp22,414 miliar.