Gempa Susulan JepangGempa Jepang 7,1 memicu sembilan gempa susulan menurut JMA. Otoritas juga mengeluarkan peringatan tsunami setinggi 1 meter dan peringatan darurat di wilayah Kyushu.

Gempa Jepang 7,1 memicu sembilan gempa susulan dalam waktu kurang dari satu jam. Badan Meteorologi Jepang (JMA) juga mengeluarkan peringatan potensi tsunami setinggi 1 meter serta peringatan darurat untuk sejumlah prefektur di Pulau Kyushu.

Gempa Jepang 7,1 mengguncang wilayah Jepang pada Selasa (28/7) dan langsung memicu serangkaian gempa susulan. Badan Meteorologi Jepang (JMA) mencatat sedikitnya sembilan gempa susulan hingga pukul 15.03 waktu setempat.

Selain memantau aktivitas seismik, JMA juga mengeluarkan peringatan potensi tsunami dengan tinggi gelombang mencapai 1 meter. Sementara itu, pemerintah Jepang menerbitkan peringatan darurat gempa bumi untuk sejumlah wilayah di Pulau Kyushu.

Data JMA menunjukkan gempa susulan terbesar terjadi pada pukul 14.29 waktu setempat dengan magnitudo 4,5 di Prefektur Kumamoto. Gempa tersebut terjadi sesaat setelah guncangan utama berkekuatan magnitudo 7,1.

JMA Catat Sembilan Gempa Susulan di Kumamoto

Setelah gempa utama, aktivitas seismik terus berlanjut di wilayah Kumamoto. Pada pukul 14.39, JMA mencatat gempa berkekuatan magnitudo 4,2. Selanjutnya, pukul 14.42 kembali terjadi gempa dengan magnitudo 3,8.

Tak lama kemudian, tepat pada pukul 14.45, wilayah yang sama kembali diguncang gempa bermagnitudo 4,0. Selain itu, gempa berkekuatan 3,4 tercatat pada pukul 14.50.

Aktivitas gempa masih berlanjut. Gempa bermagnitudo 3,6 terjadi pada pukul 14.53, lalu kembali tercatat dengan kekuatan yang sama dua menit kemudian. Berikutnya, pada pukul 14.59 terjadi gempa bermagnitudo 4,4 sebelum gempa susulan terakhir yang tercatat hingga pukul 15.03 berkekuatan magnitudo 3,3.

Peringatan Tsunami dan Wilayah Terdampak

Selain mengeluarkan data gempa susulan, JMA merilis peringatan potensi tsunami dengan tinggi gelombang hingga 1 meter. Karena itu, otoritas Jepang juga mengaktifkan peringatan darurat gempa bumi di sejumlah prefektur.

Wilayah yang masuk dalam peringatan meliputi Kumamoto, Nagasaki, Kagoshima, Fukuoka, Saga, Oita, dan Miyazaki. Seluruh prefektur tersebut berada di Pulau Kyushu, Jepang bagian selatan.

Jepang Termasuk Negara dengan Aktivitas Gempa Tinggi

Secara faktual, Jepang merupakan salah satu negara dengan aktivitas gempa tertinggi di dunia. Negara ini berada di jalur Cincin Api Pasifik yang membentang di kawasan gunung berapi dan palung laut.

Berdasarkan karakteristik geografisnya, Jepang mengalami aktivitas gempa yang sangat tinggi. Bahkan, negara tersebut menyumbang sekitar 20 persen gempa bumi bermagnitudo 6,0 atau lebih yang terjadi di dunia.