mitra proyek PSEL Tahap IIMitra proyek PSEL Tahap II resmi ditetapkan DIM. Delapan konsorsium memasuki tahap studi kelayakan, perizinan, dan persiapan groundbreaking di 8 wilayah.

Mitra proyek PSEL Tahap II resmi menerima Conditional Letter of Award (CLoA) dari PT Danantara Investment Management. Delapan konsorsium akan melanjutkan tahap studi kelayakan hingga persiapan pembangunan di delapan kawasan strategis Indonesia.

Mitra proyek PSEL Tahap II resmi memasuki tahap lanjutan setelah PT Danantara Investment Management (DIM) menyerahkan Conditional Letter of Award (CLoA) kepada delapan konsorsium terpilih. Penetapan tersebut menjadi awal pengembangan proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di delapan lokasi yang mencakup 20 kabupaten dan kota.

Penetapan terbaru sekaligus memperbarui daftar mitra untuk wilayah Medan Raya. Posisi yang sebelumnya ditempati SUEZ IAN Insan Consortium kini beralih kepada Nusantara Energi Hijau Consortium yang dipimpin BGE Sentosa Utama sebagai mitra tetap.

Seleksi Mitra PSEL Berlanjut ke Studi Kelayakan dan Persiapan Proyek

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, menegaskan proses seleksi berlangsung sesuai mekanisme yang telah ditetapkan sejak awal. Menurutnya, seluruh mitra diharapkan memenuhi target pelaksanaan sekaligus menerapkan tata kelola yang baik selama proyek berjalan.

“Proses seleksi mitra yang dijalankan DIM dan Denera dilaksanakan secara disiplin sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Kami berharap seluruh Mitra untuk dapat memenuhi target yang telah sepakati serta menerapkan standar tata kelola yang baik dalam pelaksanaannya,” kata Pandu.

Secara faktual, seleksi tahap kedua selesai dalam waktu kurang dari tujuh pekan. Proses tersebut melibatkan 85 peserta terverifikasi yang berasal dari tujuh negara, termasuk Indonesia, Jepang, dan Prancis.

Yang menjadi sorotan, empat dari delapan mitra terpilih dipimpin perusahaan nasional. Kondisi itu menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah pemimpin konsorsium terbanyak dalam seleksi PSEL Tahap II.

Selanjutnya, seluruh mitra akan menuju tahap Final Letter of Award. Dalam praktiknya, setiap konsorsium wajib menyusun Feasibility Study yang ditargetkan rampung pada pertengahan November 2026.

Selain penyusunan studi kelayakan, proyek juga memasuki tahapan perizinan, persiapan lahan, dan serah terima lokasi. Groundbreaking ditargetkan berlangsung mulai Desember 2026 hingga Januari 2027.

Delapan lokasi proyek meliputi Medan Raya, Kabupaten Bekasi, Lampung Raya, Serang Raya, Semarang Raya, Surabaya Raya, Bogor Raya 2, dan Yogyakarta Raya. Nantinya, seluruh implementasi proyek akan dikembangkan oleh PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) sebagai platform pengembangan PSEL di bawah naungan DIM.

Apabila mitra tidak memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan, penunjukan akan dialihkan kepada mitra cadangan pada lokasi terkait atau dilanjutkan melalui proses penawaran ulang.