Rekening Botok Pati, sinar jiwaRekening Botok Pati kembali dapat digunakan setelah polisi melakukan klarifikasi. Bank Mandiri segera memulihkan akses rekening tersebut.* 3 Tag Rekomendasi: Rekening Botok Pati, Bank Mandiri, Polda Metro Jaya

Rekening Botok Pati kembali dapat digunakan setelah Polda Metro Jaya mengklarifikasi penundaan transaksi dengan pihak terkait.

Rekening Botok Pati kembali dapat digunakan setelah polisi menyelesaikan proses klarifikasi terkait penundaan transaksi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin menyampaikan kepastian tersebut pada Rabu (26/8/2026).

Menurutnya, polisi sudah mengonfirmasi berbagai pihak terkait peristiwa hukum yang menjadi dasar penundaan transaksi.

Rekening Botok Pati Dipastikan Bisa Digunakan Lagi

Setelah kami melakukan konfirmasi terhadap berbagai pihak yang terkait dengan peristiwa hukum tersebut, maka hari ini kami sampaikan bahwa penundaan transaksi tersebut sudah dapat dibuka kembali,” ujar Iman.

Dengan keputusan itu, Bank Mandiri segera menindaklanjuti pemulihan akses rekening milik Supriyono alias Botok.

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan pihaknya mengikuti arahan Komisi III DPR RI dan Polda Metro Jaya.

Ia memastikan bank segera mengaktifkan kembali rekening yang sebelumnya mengalami penundaan transaksi.

Polisi Tidak Menemukan Persoalan dalam Donasi

Sebelumnya, polisi menunda transaksi karena ingin mendalami informasi penghimpunan donasi yang beredar di media sosial.

Dalam praktiknya, polisi menyatakan langkah tersebut bertujuan melindungi Botok dan para donatur.

Selain itu, polisi ingin menjaga data pribadi pihak yang terlibat dalam aktivitas penghimpunan donasi.

Iman menjelaskan, aktivitas pengumpulan donasi memiliki ketentuan dalam peraturan perundang-undangan.

Karena itu, polisi melakukan klarifikasi dan meminta konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

Setelah proses tersebut, polisi menyatakan tidak menemukan persoalan dalam aktivitas donasi maupun rekening Botok.

Polemik Rekening Bermula Jelang Aksi Pati

Polemik bermula ketika rekening Bank Mandiri milik Botok tidak dapat digunakan menjelang aksi masyarakat Pati.

Aksi tersebut rencananya berlangsung di depan Gedung DPR RI pada Kamis (27/8/2026).

Rekening itu disebut menjadi tempat penampungan donasi warga. Saldo sebelumnya mencapai sekitar Rp80 juta.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman kemudian meminta akses rekening segera dipulihkan.

Menurutnya, Komisi III menerima masukan masyarakat mengenai rekening Botok yang tidak dapat digunakan.

Di sisi lain, Bank Mandiri menyampaikan permintaan maaf setelah rekening tersebut dinyatakan dapat digunakan kembali.