SPPG Begadung 2 disuspend, sinar jiwaSPPG Begadung 2 disuspend BGN usai keracunan siswa SMAN 3 Nganjuk akibat menu Makan Bergizi Gratis, Kamis (3/9/2026).

SPPG Begadung 2 disuspend Badan Gizi Nasional (BGN) setelah puluhan siswa SMAN 3 Nganjuk mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis, Rabu (2/9/2026).

SPPG Begadung 2 disuspend sementara oleh BGN. Keputusan ini diambil setelah dapur penyuplai Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut diduga menjadi sumber keracunan massal di SMAN 3 Nganjuk.

Koordinator Satgas MBG Pemkab Nganjuk, Judy Ernanto, membenarkan status suspend tersebut. Ia menegaskan keputusan itu murni kewenangan BGN.

SPPG Begadung 2 sudah disuspend BGN. Soal sampai kapan disuspend itu kewenangan BGN,” katanya, Kamis (3/9/2026).

Kronologi Keracunan Siswa SMAN 3 Nganjuk

Peristiwa bermula Rabu (2/9/2026). Sejumlah siswa SMAN 3 Nganjuk mengeluh sakit usai menyantap menu MBG dari SPPG Begadung 2.

Menu yang disajikan hari itu terdiri dari nasi goreng, tahu bulat, ayam suwir, telur dadar, semangka, dan acar. Seluruh menu disajikan dalam wadah ompreng.

Tak lama setelah kejadian, tim medis RS Bhayangkara Kabupaten Nganjuk dikerahkan ke lokasi sekolah. Mereka langsung menangani siswa yang terdampak.

Suspend Berlaku Sambil Menunggu Hasil Investigasi

Sementara itu, proses investigasi terhadap dapur SPPG Begadung 2 masih berjalan. Suspend diberlakukan sebagai langkah kehati-hatian sebelum penyebab pasti keracunan terungkap.

Menurutnya, durasi suspend belum bisa dipastikan karena bergantung penuh pada evaluasi BGN. Pemkab Nganjuk, kata Judy, hanya berperan mendampingi proses di lapangan.

Di sisi lain, sejumlah instansi turut turun tangan mengusut penyebab keracunan. Kepolisian, Dinas Kesehatan, dan BPOM melakukan pengecekan langsung ke lokasi SPPG.

Langkah ini diambil untuk memastikan standar keamanan pangan di dapur penyuplai MBG tersebut. Hasil pengecekan akan menentukan tindak lanjut terhadap status suspend SPPG Begadung 2.