TOD Bekasi memasuki tahap pengembangan baru melalui pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi yang akan memperluas layanan kereta api sekaligus mengurangi kepadatan penumpang di kawasan Bekasi.
Pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) Bekasi memasuki babak baru setelah pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi resmi dimulai. Proyek ini menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat integrasi transportasi massal dengan kawasan hunian dan pusat kegiatan ekonomi.
Kolaborasi antara pemerintah dan PT Summarecon Agung Tbk menjadi dasar pembangunan infrastruktur tersebut. Kehadiran stasiun baru diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan transportasi publik di Kota Bekasi.
Stasiun Baru Akan Membagi Arus Penumpang Bekasi
Berbeda dengan Stasiun Bekasi yang telah beroperasi, Stasiun Bekasi Ekstensi akan melayani penumpang dari arah barat dan selatan Bekasi. Pembagian layanan tersebut diharapkan mengurangi penumpukan penumpang pada satu lokasi.
Tak hanya itu, kawasan stasiun juga dilengkapi koridor penghubung dan Sky Bridge untuk mempermudah perpindahan masyarakat menuju pusat bisnis maupun kawasan permukiman di sekitarnya.
Secara faktual, bangunan tiga lantai itu berdiri di atas lahan seluas 7.038 meter persegi dengan total luas bangunan sekitar 6.733 meter persegi. Infrastruktur tersebut menjadi bagian dari konsep TOD yang mengedepankan konektivitas antarmoda.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono menilai pengembangan transportasi terpadu sangat penting bagi kawasan Jabodetabek yang terus mengalami pertumbuhan penduduk.
Menurutnya, pembangunan berbasis TOD mampu menciptakan mobilitas yang lebih efisien sekaligus mendukung kualitas lingkungan dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Sementara itu, PT Summarecon Agung Tbk menyatakan proyek ini merupakan bentuk kolaborasi dengan pemerintah untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan transportasi massal yang lebih nyaman.
Dengan pembagian fungsi antara stasiun lama dan Stasiun Bekasi Ekstensi, pemerintah berharap kapasitas layanan kereta api di Bekasi semakin optimal sekaligus mendukung pengembangan kawasan perkotaan yang terintegrasi pada masa mendatang.
