sinarjiwa.id – Upaya menyiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045 diwujudkan melalui Bimbingan dan Pelatihan (BINLAT) Karakter Jati Diri Bangsa yang digelar di Kediri, Selasa (30/12/2025). Pelatihan ini menyasar pelajar dan mahasiswa dalam format kegiatan intensif sehari penuh.
BINLAT diselenggarakan oleh Persaudaraan Cinta Tanah Air (PCTA) Indonesia bekerja sama dengan Pesantren Jati Diri Bangsa Indonesia serta Perkumpulan Instruktur Pegiat Jati Diri Bangsa (Pipjatbang). Fokus utamanya adalah penguatan karakter, penggalian potensi diri, dan penumbuhan kesadaran kebangsaan.
βProgram ini kami susun agar peserta lebih mengenal dirinya dan memiliki pijakan kebangsaan yang kuat,β kata Kushartono, Ketua Bidang Pendidikan PCTA, Selasa (30/12/2025).
Kegiatan berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 20.00 WIB, bertepatan dengan 10 Rajab 1447 Hijriah. Lokasi pelatihan dipusatkan di kawasan Situs Persada Sukarno, tempat yang merekam masa kecil Presiden pertama Republik Indonesia.

Ruang Sejarah sebagai Media Refleksi
Pemilihan lokasi bersejarah menjadi bagian dari pendekatan emosional dan reflektif. Menurut Kushartono, yang juga Ketua Harian Yayasan Persada Soekarno, peserta diajak merasakan langsung atmosfer sejarah sebagai pintu masuk memahami jati diri bangsa.
βNilai kebangsaan tidak hanya diajarkan, tetapi juga dihadirkan melalui pengalaman ruang dan suasana,β ujarnya.
Peserta memperoleh fasilitas konsumsi, materi pelatihan, sertifikat, serta ruang kegiatan berpendingin udara. Penyelenggara menetapkan kuota terbatas dan membuka pendaftaran melalui panitia atas nama M. Rofiβi di nomor 0856 311 3130. ***
