Daerah

Karhutla Riau Capai 900 Hektare, 7 Titik Masih Terbakar

Karhutla Riau 2026 masih menyisakan tujuh titik api dengan luas sekitar 900 hektare. Total area terbakar sejak Januari mencapai 16.277,50 hektare.
Karhutla Riau 2026 masih menyisakan tujuh titik api dengan luas sekitar 900 hektare. Total area terbakar sejak Januari mencapai 16.277,50 hektare.

Karhutla Riau kini menyisakan tujuh titik api dengan luas area terbakar sekitar 900 hektare per 23 Agustus 2026.

Karhutla Riau masih menyisakan tujuh titik api hingga 23 Agustus 2026. BPBDPK Riau mencatat area terbakar dari tujuh titik tersebut mencapai sekitar 900 hektare.

Kepala Pelaksana BPBDPK Riau M Edy Afrizal melaporkan kondisi itu kepada Presiden Prabowo Subianto. Laporan tersebut disampaikan dalam rapat pembahasan penanggulangan karhutla.

Menurut Edy, terdapat 306 hotspot yang terdeteksi di Riau. Dari jumlah itu, tujuh titik sudah berkembang menjadi titik terbakar.

Karhutla Riau Tersebar di Empat Kabupaten

Tujuh titik api tersebut tersebar pada empat kabupaten. Pelalawan mencatat satu titik, sedangkan Indragiri Hilir memiliki dua titik.

Sementara itu, Indragiri Hulu juga mencatat dua titik. Dua titik lainnya berada di Kabupaten Kampar.

Prabowo kemudian menanyakan luas area yang terbakar dari tujuh titik tersebut. Edy memperkirakan luasnya mencapai sekitar 900 hektare.

Karhutla 2026 Meningkat Dibanding Tahun Lalu

Di sisi lain, kondisi karhutla tahun ini menunjukkan peningkatan. Edy mengaitkan peningkatan tersebut dengan fenomena El Nino yang sangat kuat.

Secara kumulatif, luas karhutla Riau sejak Januari hingga Agustus 2026 mencapai 16.277,50 hektare. Dari seluruh area tersebut, tercatat 521 titik telah menjadi titik api.

Namun, petugas telah memadamkan sebagian besar titik tersebut. Kini, penanganan berfokus pada tujuh titik yang masih terbakar.

Prabowo memberikan apresiasi kepada BPBD atas penanganan karhutla. Ia juga meminta tujuh titik api segera dipadamkan.

Faktanya, penanganan karhutla juga berjalan melalui jalur penegakan hukum. Polda Riau dan polres jajaran menangani 32 perkara karhutla sepanjang Januari hingga Agustus 2026.

Dari perkara tersebut, polisi menangkap dan menetapkan 35 orang sebagai tersangka. Sebanyak 17 tersangka telah memasuki tahap dua atau pelimpahan kepada kejaksaan.