Field Trip Naik Pesawat SD Salatiga Viral, Program Tahunan 15 Tahun

field trip SD Sewa pesawat

Sinar Jiwa – Field trip naik pesawat yang dilakukan siswa SD Muhammadiyah Plus Salatiga viral di media sosial setelah video rombongan mereka memenuhi satu pesawat beredar luas. Kegiatan ini ternyata bukan hal baru, melainkan program tahunan yang sudah berjalan selama 15 tahun.

Video yang diunggah akun Instagram memperlihatkan satu unit pesawat diisi penuh siswa dan guru dengan pakaian seragam. Mereka tampak melambaikan tangan sambil tersenyum kepada perekam.

Kepala sekolah, Dwi Wuryandari, membenarkan bahwa rombongan tersebut adalah siswa kelas 5 yang berangkat ke Jakarta untuk kegiatan field trip.

Program Rutin Sejak 2011

Menurut Dwi, kegiatan ini telah dilaksanakan secara konsisten sejak 2011. Setiap tahun, siswa kelas 5 mengikuti program tersebut sebagai bagian dari pembelajaran.

Ini program rutin tahunan yang dilaksanakan sejak 2011,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Pada tahun ini, total peserta mencapai 183 orang. Sebanyak 168 di antaranya merupakan siswa dari enam rombongan belajar, sementara sisanya adalah guru pendamping.

Baca Juga :  Pemerintah Ingatkan Risiko AI bagi Anak di Internet

Yang menarik, satu pesawat dari Bandara Ahmad Yani Semarang disewa khusus untuk rombongan. Sementara sebagian lainnya berangkat melalui Yogyakarta International Airport.

Rombongan Dibagi Dua Bandara

Keterbatasan kapasitas pesawat membuat rombongan dibagi menjadi dua titik keberangkatan. Kelompok dari Semarang berangkat pukul 06.55 WIB.

Sementara itu, rombongan dari Yogyakarta berangkat lebih awal sekitar pukul 06.00 WIB. Pembagian ini dilakukan agar seluruh peserta dapat terakomodasi.

Dalam praktiknya, penyewaan pesawat penuh menjadi salah satu hal yang menarik perhatian publik.

Pengalaman Langsung Jadi Tujuan Pembelajaran

Sinar Jiwa
Field Trip Siswa SD di Salatiga Piknik Sewa Pesawat Garuda

Dwi menjelaskan bahwa ide field trip ini berangkat dari materi pelajaran tentang moda transportasi di kelas 5.

Ia menilai pengalaman langsung jauh lebih efektif dibanding pembelajaran melalui buku atau video.

Anak-anak merasakan betul pengalaman keberangkatan dari awal seperti apa,” katanya.

Baca Juga :  Negara Dorong Guru dan Sekolah Bijak Gunakan Ai melalui SKB 7 Menteri

Mulai dari proses di bandara, pemeriksaan barang, hingga prosedur naik pesawat menjadi bagian dari pembelajaran.

Siswa Diperkenalkan Kokpit Pesawat

Yang jadi sorotan, beberapa siswa mendapatkan kesempatan masuk ke kokpit pesawat. Mereka diperkenalkan dengan instrumen yang digunakan pilot.

Kesempatan ini diberikan karena sekolah telah menjadi pelanggan rutin maskapai dalam program tahunan tersebut.

Dalam konteks tersebut, pengalaman belajar tidak hanya terjadi di ruang kelas, tetapi juga di lingkungan nyata.

Perjalanan Dilanjutkan ke Jakarta

Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, rombongan melanjutkan perjalanan menggunakan bus. Mereka mengunjungi Gedung DPR-MPR RI dan Kantor PP Muhammadiyah.

Kunjungan ini berkaitan dengan materi wawasan kebangsaan. Siswa diajak melihat langsung lokasi yang selama ini hanya mereka pelajari di buku.

Selain itu, mereka juga mengunjungi tempat rekreasi seperti Dufan dan Ocean Dream Samudera, serta menunaikan ibadah di Masjid Istiqlal.

Baca Juga :  Pulau Umang Dijual Viral, KKP Segel dan Ungkap Status Pengelolaan