Pembagian tugas wamenkeu belum ditentukan setelah Presiden Prabowo Subianto melantik dua wakil menteri keuangan baru, Kamis (1/10). Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebut ia bersama tiga wamenkeu akan segera berdiskusi soal porsi kerja masing-masing.
Pembagian Tugas Wamenkeu Masih Dibahas Internal
Dua nama baru yang dilantik di Istana Negara adalah Nurkholisoh Ibnu Amman dan Luky Alfirman. Mereka bergabung dengan Juda Agung yang sudah lebih dulu menjadi wakil menteri keuangan, sehingga jumlah wamenkeu di Kemenkeu kini menjadi tiga orang.
Saat ditanya soal pembagian tugas spesifik, Suahasil mengaku belum menentukannya. Ia memilih membuka ruang diskusi dengan ketiga wakilnya lebih dulu di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat. “Kita ngobrol dulu,” ujarnya, Kamis (1/10).
Tiga Wamenkeu Diangkat Setara Lewat Keppres
Suahasil menekankan bahwa dalam Keputusan Presiden, ketiga wakil menteri itu diangkat dengan jabatan yang sama. Artinya, secara jabatan ketiganya berada pada level yang sama. Karena itu, penugasan ke depan akan dirumuskan agar seluruh pimpinan dapat saling mengisi dalam mengawal pekerjaan Kemenkeu yang sangat luas.
Menurut Suahasil, pembahasan itu akan melihat keseluruhan pekerjaan Kemenkeu yang komprehensif. “Kami, dengan saya sebagai Menteri Keuangan pasti kita akan duduk bersama dan kita akan melihat keseluruhan pekerjaan Kementerian Keuangan yang sedemikian komprehensif, lalu kemudian kita akan saling mengisi,” jelasnya.
Latar Pelantikan Luky dan Nurkholisoh
Nurkholisoh dan Luky dilantik Presiden Prabowo berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104 P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan menteri serta wakil menteri Kabinet Merah Putih periode 2024-2029. Luky sendiri sebelumnya menjabat Direktur Jenderal Anggaran sebelum dicopot pada April 2026.
Dari sisi pengalaman, Luky meniti karier di Kemenkeu sejak 1995, termasuk di Direktorat Jenderal Pajak dan Badan Kebijakan Fiskal, sebelum menjadi Direktur Jenderal Anggaran pada 23 Mei 2025. Latar itu menjadi modal ketika porsi kerja baru dirumuskan.
Luky mengaku perasaannya campur aduk saat kembali ke Kemenkeu, namun menegaskan ia dan Nurkholisoh adalah pembantu Presiden dan Menteri Keuangan sehingga tidak membawa program khusus yang mandiri. Pernyataan itu sejalan dengan rencana Suahasil menyusun penugasan secara bersama-sama.
Beban Kerja Kemenkeu yang Menanti
Beban kerja Kemenkeu tidak ringan. Pemerintah menyiapkan pembayaran cicilan utang proyek Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang jatuh tempo 25 September, dengan tagihan pertama sekitar Rp37 triliun. Di saat yang sama, APBN 2026 juga harus diselesaikan dalam tiga bulan tersisa.
Dengan komposisi tiga wamenkeu, publik kini menunggu hasil pembicaraan Suahasil dengan para wakilnya. Selama pembagian tugas belum diumumkan, Keputusan Presiden menjadi satu-satunya acuan yang menegaskan kesetaraan jabatan ketiganya.
