Pejabat Bea Cukai Baru mendapat mandat memperkuat pengawasan, sekaligus memahami kegiatan ekonomi yang berhubungan dengan potensi pelanggaran.
Mandat itu muncul setelah Suahasil Nazara melantik jajaran pejabat baru Kementerian Keuangan di Jakarta, Senin (21/9).
Adhang Noegroho Adhi kini memimpin Kanwil DJBC Maluku. Sementara itu, Galih Elham Setiawan memegang KPU Bea Cukai Tipe A Tanjung Priok.
Penugasan Baru Membawa Fokus Pengawasan
Suahasil meminta pejabat Bea Cukai tidak menunggu pelanggaran untuk bertindak. Pengawasan harus mampu membaca pola kegiatan ekonomi sejak hulu.
Dalam praktiknya, pendekatan berbasis risiko menjadi bagian penting dari arahan tersebut. Bea Cukai juga diminta memperhatikan sumber kegiatan ekonomi yang berpotensi melahirkan aktivitas ilegal.
“Jadi harus mulai dari awal, dari hulunya, dari kegiatan ekonominya diperhatikan,” ujar Suahasil.
Empat Pejabat Mengisi Posisi di Bea Cukai
Selain Adhang dan Galih, Agus Amiwijaya mendapat posisi sebagai Tenaga Pengkaji Bidang Pelayanan dan Penerimaan Kepabeanan dan Cukai.
Estty Purwadiani Hidayatie juga mendapat penugasan sebagai Tenaga Pengkaji Bidang Pengembangan Kapasitas dan Kinerja Organisasi.
Tak hanya itu, Suahasil menempatkan fungsi pembinaan usaha sebagai bagian dari peran Bea Cukai. Perhatian khusus diberikan kepada pelaku usaha yang berorientasi ekspor.
Arahan Meluas ke Pajak dan Perbendaharaan
Sementara itu, Suahasil memberi pesan berbeda kepada pejabat Direktorat Jenderal Pajak. Mereka diminta membaca arah perekonomian dan memahami perilaku wajib pajak.
Faktanya, arahan tersebut berkaitan dengan kebutuhan merumuskan kebijakan secara tepat. Suahasil juga menilai target penerimaan penting untuk menopang sistem perpajakan yang kredibel dan berkelanjutan.
Di sisi lain, pejabat Direktorat Jenderal Perbendaharaan mendapat perhatian pada pengelolaan kas negara. Suahasil meminta pengelolaan berjalan presisi agar belanja negara dapat dieksekusi tepat waktu.
Dampaknya, pengelolaan belanja diarahkan agar tetap menjaga momentum ekonomi dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Yang jadi sorotan, mandat baru itu tidak berdiri sendiri. Penugasan pejabat Bea Cukai berjalan bersamaan dengan arahan kepada unit penerimaan dan belanja negara.
