sinarjiwa.id – Indonesia menutup SEA Games 2025 di Thailand dengan peringkat kedua, mengoleksi 333 medali yang terdiri atas 91 emas, 112 perak, dan 130 perunggu. Raihan ini menjadi prestasi terbaik dalam 30 tahun terakhir, menyamai capaian SEA Games 1995 di Chiang Mai.
Sorak kemenangan mengiringi kepulangan kontingen Indonesia. Namun, di balik gemerlap podium, tersimpan kisah perjuangan yang tidak seluruhnya terlihat publik.
Bertarung dengan Biaya Sendiri
Atlet jetski Indonesia, Aero Sutan Aswar, mencatatkan emas nomor endurance open di Pattaya dengan raihan 1.132 poin. Kemenangan itu diraih di tengah keterbatasan karena ia bertanding menggunakan jetski sewaan yang dibiayai dari dana pribadi, tanpa dukungan pendanaan pemusatan latihan nasional (pelatnas).

“Masuk kontingen, tapi tidak ada biaya,” ujar Aero setibanya di Tanah Air, Rabu (17/12/2025). Ia menyebut kondisi tersebut membatasi kendali teknis terhadap kendaraan, faktor krusial dalam balap jetski. Meski demikian, ketangguhan mental menjadi penopang utama performanya.
Cerita pengorbanan juga datang dari cabang balap sepeda. Atlet asal Kediri, Jawa Timur, Rendy Varera Sanjaya, menjual mobil pribadinya demi membeli sepeda kompetisi untuk tampil di SEA Games 2025.
“Saya jual mobil sekitar Rp50 juta dan membeli sepeda sekitar Rp30 juta,” kata Rendy di Kediri, Selasa (16/12/2025). Keputusan itu berbuah dua medali emas di nomor Mountain Bike Cross Country Eliminator dan satu perak di nomor downhill.
Tetap Mendampingi Meski Terbatas
Di cabang kickboxing, manajer tim Indonesia, Rosi Nurasjati, juga berangkat ke Thailand dengan biaya mandiri setelah dikenai status suspended oleh WAKO. Meski tidak dapat mendampingi atlet di arena, ia tetap berada di Thailand untuk memberikan dukungan dari luar pertandingan.

Hasilnya, cabang kickboxing Indonesia berhasil membawa pulang enam medali, terdiri atas satu emas, satu perak, dan empat perunggu.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas perjuangan atlet. “Yang penting pejuang-pejuang kita, kita hormati dan kita hargai,” ujarnya di Serang, Banten, Sabtu (20/12/2025).***
