buruh kota batamburuh kota batam - Truk pick-up berisi sampah yang akan dilepas ke TPA Punggur, sebagai aksi May Day oleh FSP LEM SPSI

Sinar Jiwa – Buruh Kota Batam memperingati Hari Buruh Internasional dengan cara berbeda melalui aksi bersih lingkungan. Buruh Kota Batam yang tergabung dalam FSP LEM SPSI mengumpulkan sampah dan mengangkutnya ke tempat pembuangan akhir sebagai bentuk kepedulian sosial.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Ia menilai aksi tersebut menunjukkan peran buruh yang tidak hanya terbatas pada sektor ekonomi, tetapi juga menyentuh aspek lingkungan.

Aksi May Day yang Bersifat Konstruktif

Amsakar menyebut kegiatan yang dilakukan serikat pekerja mencerminkan pendekatan yang konstruktif dalam memperingati May Day. Menurutnya, aksi tersebut berbeda dari pola peringatan yang biasanya berfokus pada tuntutan.

Aksi yang dilakukan SPSI sangat baik untuk memperingati May Day,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa aktivitas tersebut menunjukkan kesadaran buruh terhadap kondisi lingkungan di daerah. Dalam praktiknya, aksi bersih kota menjadi bentuk kontribusi langsung yang dirasakan masyarakat.

Kegiatan ini juga melibatkan puluhan armada untuk mengangkut sampah. Tercatat sebanyak 28 kendaraan dikerahkan, terdiri dari 23 unit pickup dan lima unit dump truck.

Sinergi Program Nasional dan Aksi Buruh

Di sisi lain, Amsakar menilai aksi tersebut sejalan dengan program nasional Indonesia ASRI (Aman Sehat Resik Indah). Program ini sebelumnya digaungkan sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Tahun lalu mereka menanam bakau, sekarang membersihkan kota,” kata Amsakar.

Menurutnya, konsistensi kegiatan tersebut menunjukkan adanya kesinambungan antara gerakan buruh dan kebijakan nasional. Hal ini dinilai sebagai bentuk sinergi yang berjalan di tingkat daerah.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad

Edukasi Lingkungan oleh Serikat Pekerja

Ketua DPD FSP LEM SPSI Kepri, Saiful Badri, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat. Ia menyebut aksi tersebut sebagai bentuk tanggung jawab sosial pekerja.

Kami ingin menunjukkan bahwa pekerja tidak hanya berperan dalam ekonomi,” ujarnya.

Ketua DPD FSP LEM SPSI Kepri, Saiful Badri
Ketua DPD FSP LEM SPSI Kepri, Saiful Badri

Dalam konteks ini, buruh berupaya memperluas peran mereka di luar aktivitas industri. Edukasi lingkungan menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif di masyarakat.

Saiful juga berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi serikat pekerja di daerah lain. Menurutnya, pendekatan seperti ini dapat memperkuat citra positif buruh di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menyampaikan bahwa peringatan May Day di wilayah tersebut berlangsung aman dan kondusif. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas dalam momentum tersebut.

Kita sepakat menjaga persatuan dan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang positif,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai bentuk dukungan terhadap kolaborasi antara pemerintah dan serikat pekerja di Batam.

Selain aksi bersih lingkungan, Forkopimda juga menghadiri agenda buruh lainnya yang digelar oleh FSPMI Kota Batam-Kepri dalam rangkaian peringatan May Day tahun ini.