Harga BBM di AmerikaPom bensin di New York, Amerika Serikat memajang harga bahan bensin pada 31 Maret 2026

Sinar Jiwa – Harga BBM di Amerika Serikat mencapai level tertinggi dalam empat tahun terakhir setelah mengalami kenaikan signifikan dalam sepekan terakhir. Lonjakan Harga BBM ini dipicu oleh kenaikan harga minyak dunia serta ketegangan geopolitik yang memengaruhi pasokan energi global.

Data dari American Automobile Association (AAA) menunjukkan harga rata-rata nasional BBM di AS kini berada di angka 4,3 dolar AS per galon. Angka ini naik 27 sen dalam satu minggu dan tercatat lebih tinggi 1,12 dolar AS dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Lonjakan Harga BBM dan Faktor Pemicunya

AAA menyebut bahwa kenaikan ini berkaitan langsung dengan harga minyak mentah global yang sempat menembus 100 dolar AS per barel. Kondisi tersebut mempersempit ruang stabilitas harga energi di pasar internasional.

Selain itu, ketidakpastian geopolitik juga menjadi faktor utama. Gangguan terhadap pasokan energi global mendorong kenaikan harga bahan bakar di berbagai wilayah.

Harga BBM saat ini menjadi yang tertinggi dalam empat tahun terakhir,” demikian pernyataan AAA.

Dalam praktiknya, fluktuasi harga minyak mentah memiliki dampak langsung terhadap harga BBM di tingkat konsumen. Kenaikan ini mencerminkan tekanan yang terjadi di rantai pasok energi.

Perbedaan Harga BBM Antar Negara Bagian

Di sisi lain, harga BBM tidak merata di seluruh wilayah Amerika Serikat. Beberapa negara bagian mencatat harga jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional.

California menjadi wilayah dengan harga tertinggi, mencapai 6,01 dolar AS per galon. Disusul oleh Hawaii dengan 5,64 dolar AS dan Washington sebesar 5,57 dolar AS per galon.

Wilayah dengan Harga di Atas Rata-rata

Selain tiga negara bagian tersebut, Oregon dan Nevada juga mencatat harga di atas 5 dolar AS per galon. Oregon berada di angka 5,15 dolar AS, sementara Nevada mencapai 5,12 dolar AS.

Perbedaan harga ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kebijakan lokal, biaya distribusi, serta kondisi pasar regional. Dalam konteks ini, wilayah dengan biaya operasional tinggi cenderung memiliki harga BBM yang lebih mahal.

Di waktu yang sama, kenaikan harga BBM mencerminkan dinamika pasar energi global yang sedang mengalami tekanan. Ketergantungan pada minyak mentah membuat harga bahan bakar sensitif terhadap perubahan kondisi internasional.

Dengan kenaikan yang terjadi dalam waktu singkat, harga BBM saat ini menjadi indikator penting terhadap kondisi pasokan energi. Situasi ini juga menunjukkan bagaimana faktor global dapat memengaruhi harga di tingkat nasional.

Perkembangan harga BBM di AS menjadi perhatian karena mencerminkan tren yang lebih luas dalam pasar energi dunia. Dalam kondisi seperti ini, pergerakan harga masih sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal yang belum sepenuhnya stabil.