Olahraga

Shin Tae-yong Soroti Lapangan JIS, Persija Menang Dramatis

kualitas rumput stadion JIS
kualitas rumput stadion JIS

“Di lapangan seperti ini sebenarnya tidak boleh bermain sepak bola,” kata Shin Tae-yong seusai Persija menang 2-1 atas Persik Kediri, Senin (26/10/2026) malam WIB. Pelatih asal Korea Selatan itu menyoroti lapangan JIS yang memburuk karena stadion terlalu sering menggelar acara di luar sepak bola.

Kemenangan itu terasa pahit-manis bagi Macan Kemayoran. Tiga poin masuk kantong, tetapi kritik sang pelatih justru mencuri sorotan di Jakarta International Stadium (JIS), ujung utara ibu kota.

Persija Bangkit di Pekan Ketujuh Super League

Persija harus berjuang keras untuk menundukkan tamunya pada laga pekan ketujuh Super League 2026/2027 itu. Menurut JawaPos.com, tim asuhan Shin Tae-yong menang lewat comeback. Sundulan pada menit ke-61 menyamakan skor. Dua menit berselang, sepakan Rizky Ridho pada menit ke-63 membalikkan keadaan, seperti dilaporkan tvOnenews.

Shin Tae-yong lebih dulu memuji anak asuhnya seusai laga. Ia menilai para pemain berlari tanpa lelah dan tidak menyerah sampai akhir. Semangat itu, menurutnya, menjadi penggerak utama kemenangan malam itu. Apresiasi itu menegaskan sisi manusia di balik tiga poin: pemain yang terus berlari meski kondisi tidak ideal.

Kritik Tajam Soal Lapangan JIS

Pujian itu berganti nada ketika Shin Tae-yong membahas permukaan rumput. Ia mengatakan semua penonton yang hadir pasti melihat kondisi lapangan yang sangat tidak bagus. Harapannya sederhana: pihak terkait segera berbenah. Menurutnya, lapangan yang baik akan membantu Persija menyajikan pertandingan lebih bagus bagi suporter.

Keluhan itu bukan yang pertama. Menjelang laga, Shin Tae-yong sudah menyuarakan kekhawatiran serupa. Viva mengutip ucapannya, “Kalau lapangannya kurang baik, performa pemain akan menurun.” Ia menegaskan bahwa perawatan utama stadion harus memprioritaskan sepak bola. Bolaskor mencatat permintaannya agar JIS sebagai stadion khusus sepak bola “dapat dirawat dengan jauh lebih baik”.

Rumput JIS Tertekan Jadwal Konser

Akar masalahnya terletak pada padatnya acara non-sepak bola. Menurut Viva, JIS menggelar konser band rock asal Amerika Serikat, Avenged Sevenfold, pada 10 Oktober 2026. Bolaskor menyebut kondisi rumput tidak maksimal setelah dua konser berlangsung. Kaltim Post melaporkan bahwa rumput sempat dipindahkan ke area pembibitan sementara karena jadwal acara musik yang padat. Setelah kembali ke lapangan, permukaannya belum pulih sepenuhnya.

Konteks ini penting bagi Persija yang sedang menanjak. Skuad ibu kota menang 5-1 atas Arema FC pada 21 Oktober 2026, membalas kekalahan 2-3 dari Persita Tangerang. Sebelumnya, Shin Tae-yong mengawali Super League 2026/2027 bersama Persija dengan kemenangan 1-0 di kandang Borneo FC pada 5 September 2026. Alexander Jeremejeff mencetak gol tunggal lewat sundulan di Stadion Segiri, Samarinda. Dengan modal itu, rumput yang buruk terasa seperti ganjalan bagi tim yang sedang menjaga tren positif.

Suara Pemain dan Kubu Lawan

Kritik tidak hanya datang dari bangku pelatih. Rizky Ridho, bek yang mencetak gol kemenangan, ikut mengeluhkan rumput JIS. Menurut tvOnenews, ia menyebut Persija menargetkan juara, tetapi harus bermain di lapangan seperti itu. Pernyataan itu menunjukkan beban pemain yang mengejar gelar, tetapi harus berjibaku di rumput yang tak ideal.

Kubu lawan sependapat. Menurut tvOnenews, pelatih Persik Marcos Reina menyebut kekalahan timnya berasal dari buruknya kondisi lapangan. Perwakilan pemain, Marcelo Djalo, bahkan sampai geleng kepala. Kekompakan dua kubu yang berhadapan itu memperlihatkan bahwa masalah ini melampaui rivalitas.

Dampak bagi Pemain dan Suporter

Dampak paling langsung jatuh ke pundak pemain yang bertarung selama 90 menit di atas rumput itu. Suporter yang datang ke stadion juga berhak menyaksikan permainan terbaik. Alasan inilah yang mendorong Shin Tae-yong bersuara lantang di depan awak media. Ia ingin tontonan yang lebih baik untuk para penggemar Persija. Setiap laga kandang kini membawa pertanyaan yang sama: apakah rumput JIS sudah layak dipakai?

Kemenangan 2-1 atas Persik memberi Persija modal berharga, tetapi sorotan kini beralih ke pengelola JIS. Redaksi belum menemukan tanggapan resmi dari pengelola stadion hingga artikel ini terbit. Selama pelatih, pemain, bahkan lawan menyuarakan keluhan yang sama, desakan perbaikan rumput akan terus menguat. Persija kini menunggu langkah nyata agar rumah mereka kembali layak menjadi panggung sepak bola.