Teknologi

Earphone Kabel Kembali Diburu Gen Z, Bose Bawa Versi ANC

Earphone Kabel Naik Daun Lewat Gaya Y2K
Earphone Kabel Naik Daun Lewat Gaya Y2K

Kabel putih menjuntai dari saku hoodie kini jadi pemandangan di kampus dan kafe, sebab Gen Z memburu earphone kabel lagi. Dalam keterangannya pada Selasa (27/10/2026), Bose Indonesia menyebut earphone kabel ber-ANC miliknya mulai dijual pada 2 November 2026.

Marketing Manager Bose Indonesia, Dede Oktaferdian, menilai kabel kini punya fungsi baru. Menurut dia, "penggunaan earphone kabel kini menjadi salah satu cara yang kekinian bagi konsumen untuk mengekspresikan diri." Bose menjadwalkan peluncuran Bose Noise Cancelling Wired Earbuds pada 1 November 2026. PT Prima Audio Indonesia, distributor tunggal Bose, membawa produk yang sudah tampil di pasar global sejak akhir September 2026.

Earphone Kabel Naik Daun Lewat Gaya Y2K

Di tengah dominasi TWS (true wireless stereo, earbuds tanpa kabel), sebagian anak muda justru memilih kabel. Mereka memadukannya dengan hoodie oversized, celana cargo, dan denim longgar. YourSay Suara.com mencatat banyak pengguna TikTok sengaja memasukkan kabel ke bingkai foto cermin dan video outfit.

Figur publik ikut mendorong tren ini. Popmama menyebut Jacob Elordi dan Bella Hadid tampil santai dengan earphone kabel, sementara tagar "Wired It Girls" dan "Wired It Boys" ramai di TikTok dan Instagram. Bagi mereka, kabel yang terlihat justru menjadi penanda identitas.

Data pencarian ikut bicara. Bose mengutip Google Trends: pencarian "earphone kabel" di Indonesia naik 150 persen pada 1 Januari hingga 18 Oktober 2026 dibanding 2025. IDN Times mengingatkan bahwa angka ini menunjukkan minat, bukan pertumbuhan penjualan.

Di Amerika Serikat, Circana mencatat belanja konsumen untuk headphone berkabel naik 16 persen pada 2026, menurut laporan Marketplace. Bose sendiri menyebut kebangkitan ini sebagai "cultural renaissance" dalam siaran pers globalnya.

Presiden Bose Premium Consumer Audio, Raza Haider, menjelaskan alasan perusahaan kembali ke kabel. Menurut Haider, teknologi sudah berkembang jauh sejak earbuds kabel terakhir Bose. Karena itu, Bose ingin menghadirkan versi yang lebih baik dari sebelumnya, bukan sekadar produk bernostalgia.

Alasan Praktis di Balik Pilihan Gen Z

Gaya bukan satu-satunya alasan. Zetizens menulis bahwa Gen Z menyukai kabel karena tidak perlu dicas, koneksinya stabil, dan harganya lebih terjangkau. Siapa pun yang pernah kehabisan baterai di tengah perjalanan paham rasa tenang itu.

Koneksi langsung juga menekan jeda suara, sehingga video dan gim tetap sinkron. Pengguna pun tak perlu cemas kehilangan sebelah earbud. Namun, TWS tidak ikut tersingkir. Pikiran Rakyat Ngawi menegaskan banyak orang tetap memakai keduanya sesuai situasi.

Spesifikasi Bose Noise Cancelling Wired Earbuds

Bose memakai konektor USB-C, bukan jack audio 3,5 mm. Pilihan ini mengikuti ponsel modern yang makin jarang menyediakan port audio analog. Kompatibilitas tetap bergantung pada dukungan keluaran audio USB-C di perangkat. Menurut ulasan WiFiHiFi, daya earphone datang dari perangkat yang tersambung, jadi tak perlu mengisi baterai.

Remote inline berisi tombol fisik dan mikrofon. Pengguna bisa mengatur volume, memutar atau menjeda lagu, dan menerima telepon. Teknologi Bose QuietControl menghadirkan ANC (active noise cancellation, peredam bising aktif) dengan tiga mode: Quiet, Aware, dan Off. Mode Aware meneruskan suara sekitar lewat mikrofon.

Selular.ID melaporkan produk ini mengantongi sertifikasi IPX4, artinya tahan cipratan air dan keringat. Bose menyertakan kabel sekitar 1,3 meter dan wadah berzipper. Warna yang tersedia adalah Black, White Smoke, dan Dewdrop Mint.

Harga dan Dampak bagi Pembeli

Bose mematok US$99 di Amerika Serikat, menurut situs resminya. Judul tautan di Telset.id menyebut kisaran Rp1,5 jutaan. Meski begitu, Koran Jakarta menegaskan Bose Indonesia belum mengumumkan harga resmi. Sebagai pembanding, Bose QuietComfort Ultra Earbuds yang nirkabel terpantau sekitar Rp4,5 jutaan di salah satu retailer daring.

Bagi pembeli muda, kehadiran earphone kabel ber-ANC membuka jalan tengah antara gaya retro yang murah dan kenyamanan nirkabel yang mahal. Selular.ID juga melaporkan produk ini ludes selama masa pra-pemesanan global.

Pada akhirnya, kebangkitan earphone kabel menunjukkan teknologi tidak selalu melaju lurus ke depan. Selera, nostalgia, dan isi dompet ikut menentukan arah. Calon pembeli sebaiknya menunggu harga resmi Bose Indonesia sebelum memutuskan.