Penembakan Sekolah Debsirin Thailand menewaskan enam korban yang terdiri dari tiga murid dan tiga guru. Polisi juga menemukan kakek dan nenek pelaku meninggal dunia di rumah sebelum aksi penembakan terjadi.
Penembakan Sekolah Debsirin Thailand di Distrik Bang Kruai, Provinsi Nonthaburi, pada Jumat (7/8), menewaskan tujuh orang, termasuk pelaku yang diduga mengakhiri hidupnya setelah melakukan aksi penembakan.
Korban meninggal terdiri atas tiga murid dan tiga guru. Selain itu, lebih dari belasan orang lainnya mengalami luka-luka dan mendapat penanganan medis setelah kejadian.
Juru bicara kepolisian Thailand, Letnan Jenderal Trairong Phiwphan, mengungkapkan perkembangan baru dalam penyelidikan. Polisi menemukan kakek dan nenek pelaku meninggal dunia di rumah yang juga menjadi tempat tinggal pelaku.
Menurut penyelidikan awal, kedua korban diduga telah meninggal sebelum pelaku melancarkan aksi penembakan di lingkungan sekolah.
Video Evakuasi Perlihatkan Kepanikan di Dalam Sekolah
Sejumlah rekaman video yang telah diverifikasi memperlihatkan situasi mencekam saat penembakan berlangsung.
Dalam salah satu video, para siswa tampak bersembunyi di bawah meja sambil menangis ketika suara tembakan terdengar dari luar ruang kelas.
Video lain menunjukkan para siswa berlari meninggalkan area sekolah, sementara staf sekolah membantu proses evakuasi menuju lokasi yang lebih aman.
Seorang petugas penyelamat yang berada di lokasi menggambarkan kondisi saat itu sebagai situasi yang sangat kacau. Tim medis memberikan pertolongan pertama kepada korban yang mengalami luka di bagian punggung, dada, dan lengan.
Pelaku Berusia 14 Tahun Diduga Bunuh Diri
Polisi Nonthaburi menyatakan pelaku merupakan siswa kelas sembilan berusia sekitar 14 tahun.
Berdasarkan keterangan saksi, pelaku sempat berpindah dari satu ruang kelas ke ruang lainnya sebelum melepaskan tembakan. Setelah itu, pelaku berada di sebuah ruangan hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia dan diduga bunuh diri.
Insiden penembakan terjadi sekitar pukul 10.00 waktu setempat di sekolah elite Debsirin Nonthaburi. Hingga kini, aparat kepolisian masih melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap seluruh rangkaian kejadian, termasuk dugaan kematian kakek dan nenek pelaku yang ditemukan sebelum aksi penembakan berlangsung.
