Sentuhan Kasih Ramadan: Shiddiqiyyah Alirkan Rp3 Miliar untuk Kebahagiaan Yatim

Santunan Nasional Dhibra

sinarjiwa.id — Di tengah suasana khidmat awal Ramadan 1447 H, Kamis (19/2/2026), sebuah gerakan kemanusiaan yang menyentuh hati kembali digulirkan oleh organisasi Thoriqoh Shiddiqiyyah melalui lembaga DHIBRA. Program santunan nasional yang telah menjadi tradisi ini diproyeksikan menyalurkan dana sebesar Rp2,5 hingga Rp3 miliar bagi belasan ribu anak yatim dan kaum duafa, membentang dari penjuru Nusantara hingga ke mancanegara.

Gerakan ini bukan sekadar bantuan material, melainkan sebuah pesan kasih bagi mereka yang kehilangan sosok pelindung. Berpusat di Jombang, Shiddiqiyyah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan senyum di wajah anak-anak yatim melalui mekanisme pendanaan yang murni bersumber dari iuran sukarela warganya.

Kebahagiaan yang Memantul bagi Masyarakat

Penyaluran bantuan ini dilakukan dengan penuh kehati-hatian guna memastikan hak-hak anak yatim tersampaikan dengan tepat. Ketua Umum DHIBRA Pusat, Nyai Shofwatul Ummah, mengungkapkan harapan mendalam agar aksi sosial ini mampu menciptakan gelombang kebahagiaan yang luas.

Baca Juga :  Jejak Shiddiqiyyah: Dari Ujian Iman hingga Gerakan Sosial

Apresiasi atas Kemandirian yang Menginspirasi

Kami ingin kebahagiaan anak yatim ini ‘memantul’ menjadi keberkahan bagi masyarakat sekitar,” tutur Nyai Shofwatul Ummah dalam pengarahan jelang Ramadan (19/2).

Langkah mulia ini mendapat sambutan hangat dari Bupati Jombang, Warsubi. Ia menilai model kemandirian finansial Shiddiqiyyah dalam menjalankan program sosial tanpa meminta-minta di jalanan adalah sesuatu yang sangat berharga bagi upaya pengentasan kemiskinan di daerah.

“Pemerintah daerah mengapresiasi kemandirian Shiddiqiyyah dalam program sosial. Ini sangat membantu tugas pemerintah dalam pengentasan kemiskinan,” ungkap Warsubi saat ditemui di Jombang baru-baru ini.

Melalui santunan ini, Shiddiqiyyah membuktikan bahwa kepedulian spiritual bisa berwujud menjadi aksi nyata yang meringankan beban hidup. Dengan jangkauan hingga Malaysia dan Australia, gerakan ini diharapkan menjadi penghibur lara bagi masyarakat prasejahtera di tengah kenaikan harga pangan, sekaligus menjadi simbol kasih sayang yang tak terbatas sekat geografis.***

Baca Juga :  Getaran Zikir Kuno Thoriqoh Shiddiqiyyah Kembali Bersemi di Jombang