Sinar Jiwa – Jambore Pramuka Prabumulih resmi dibuka Wali Kota Prabumulih H. Arlan di halaman Stadion Prabumulih, Talang Djimar, Minggu, 19 April 2026. Kegiatan Jambore Cabang III Kwartir Cabang Pramuka Kota Prabumulih itu diikuti 480 peserta dan dijadwalkan berlangsung hingga 23 April 2026 sebagai ruang pembinaan karakter generasi muda.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri Ketua TP PKK Hj. Linda Arlan, unsur Forkopimda, Kapolres Prabumulih, perwakilan DPRD, Koramil, perwakilan PHR Zona 4, jajaran pejabat Pemerintah Kota Prabumulih, serta tamu undangan lainnya.
480 Peserta Ikuti Rangkaian Kegiatan Jambore
Ketua Pelaksana Alfrans Sanius SPd MPd menyampaikan Jamcab III tahun ini mengusung tema Pramuka Unggul, Pramuka Generasi Emas. Tema tersebut menjadi arah pelaksanaan kegiatan selama enam hari.
Menurut dia, sebanyak 480 peserta ambil bagian dalam agenda tahunan tersebut. Peserta berasal dari berbagai gugus depan di wilayah Kota Prabumulih.
“Sebanyak 480 peserta ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung dari 18 hingga 23 April 2026 tersebut,” katanya.
Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan sejumlah aktivitas yang menitikberatkan pembelajaran lapangan dan kerja sama antarpeserta.
Games hingga Simulasi Lapangan
Selama pelaksanaan jambore, peserta dijadwalkan mengikuti games, diskusi, demonstrasi, simulasi, hingga pembelajaran berbasis pengalaman. Model kegiatan itu dirancang agar peserta aktif selama berada di perkemahan.
Selain membangun kedisiplinan, kegiatan lapangan juga diarahkan untuk melatih kemampuan memecahkan masalah. Dalam praktiknya, peserta didorong bekerja dalam tim dan mengambil keputusan cepat.
“Selama pelaksanaan Jambore, peserta mengikuti berbagai kegiatan edukatif dan interaktif,” ujar Ketua Pelaksana.
Wali Kota Tekankan Fungsi Pembinaan Karakter
Dalam sambutannya sebagai pembina upacara, H. Arlan menegaskan jambore bukan sekadar agenda berkemah. Menurutnya, kegiatan Pramuka harus dipahami sebagai proses pembentukan karakter bagi generasi muda.
Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi ruang belajar yang menanamkan nilai kemandirian, tanggung jawab, serta kepemimpinan sejak dini.
“Ini adalah kawah candradimuka dalam membentuk karakter yang edukatif dan mandiri,” tegasnya.
Di sisi lain, Wali Kota juga meminta peserta menyiapkan diri menghadapi tantangan masa depan. Ia mendorong anggota Pramuka memiliki daya tahan, semangat juang, dan kemampuan menjadi teladan di lingkungan sekitar.
“Jadilah Pramuka yang profesional, memiliki ketahanan yang kuat, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” pesannya.
Arah Pengabdian untuk Kota Prabumulih
Lebih jauh, H. Arlan mengajak anggota Pramuka menempatkan Kota Prabumulih sebagai bagian dari semangat pengabdian. Ia menilai generasi muda perlu terlibat dalam pembangunan daerah melalui peran nyata di masyarakat.
Kegiatan jambore ini menjadi salah satu ruang kaderisasi yang disiapkan untuk melahirkan generasi tangguh dan berkarakter di Kota Prabumulih.
“Jadikan Prabumulih sebagai napas bagi para Pramuka. Mari kita ikut berperan serta dalam kemajuan Kota Nanas ini,” kata dia.
