Hiburan

D'MASIV Lepas dari RANS, Tur Asia Tetap Berlanjut di Tengah Kontroversi

D'MASIV lepas dari RANS
D'MASIV lepas dari RANS

D'MASIV lepas dari RANS Entertainment setelah gelombang protes penggemar mencuat di media sosial pada awal November 2026. Keputusan tersebut mengubah pengelolaan tur Asia Home Run, tetapi Rian Ekky Pradipta memastikan bandnya tetap fokus berkarya dan melanjutkan agenda konser.

JAKARTA – Hubungan kerja sama D'MASIV dan RANS Entertainment menjadi perhatian publik setelah muncul perubahan pengelolaan tur konser Asia Home Run. Grup musik yang dipimpin Rian Ekky Pradipta itu kini mempercayakan penyelenggaraan konser kepada promotor Antara Suara.

Perubahan tersebut diumumkan melalui akun resmi D'MASIV di Threads pada Selasa, 3 November 2026. Kabar ini segera menarik perhatian penggemar karena muncul bersamaan dengan meningkatnya kontroversi yang melibatkan RANS Entertainment dan Raffi Ahmad.

Sebelumnya, RANS Entertainment berperan dalam penyelenggaraan perjalanan konser D'MASIV di sejumlah negara Asia. Namun, situasi berubah setelah sebagian penggemar mempertanyakan keterlibatan perusahaan tersebut dalam rangkaian tur.

Vokalis D'MASIV, Rian Ekky Pradipta, kemudian memberikan penjelasan mengenai keputusan tersebut. Dalam keterangannya di kawasan Jakarta Selatan pada Rabu, 4 November 2026, Rian mengakui bahwa situasi yang berkembang menjadi salah satu pertimbangan band.

D'MASIV Lepas dari RANS Setelah Penggemar Menyampaikan Protes

Perubahan promotor tidak muncul tanpa latar belakang. Sebelumnya, sejumlah penggemar menyampaikan keberatan terhadap keterlibatan RANS Entertainment dalam konser D'MASIV.

Perbincangan tersebut berkembang melalui media sosial, terutama Threads. Sebagian penggemar mempertanyakan keputusan band menggandeng perusahaan milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.

Beberapa komentar bahkan meminta D'MASIV mempertimbangkan kembali kerja sama tersebut. Mereka menilai kontroversi yang sedang berkembang dapat memengaruhi citra grup musik tersebut di hadapan pendengarnya.

Menanggapi pertanyaan salah satu penggemar, akun resmi D'MASIV memberikan penjelasan mengenai perubahan pengelolaan konser.

"Promotor kita sudah diambilalih oleh @antara.suara jadi kita sudah tidak terafiliasi dengan RANS," tulis akun resmi D'MASIV melalui Threads.

Pernyataan tersebut sekaligus memperjelas posisi band dalam kerja sama penyelenggaraan tur Asia Home Run. Antara Suara kini mengambil alih tanggung jawab sebagai promotor utama.

Media Medcom dalam pemberitaannya pada 4 November 2026 juga mengonfirmasi perubahan tersebut. Pergantian promotor menjadi perhatian karena terjadi ketika seruan boikot terhadap Raffi Ahmad ramai diperbincangkan.

Rian D'MASIV Akui Kontroversi Menjadi Pertimbangan

Di tengah perhatian publik, Rian akhirnya memberikan penjelasan secara langsung. Ia tidak menghindari pembahasan mengenai kontroversi yang menyeret nama RANS Entertainment.

Meski demikian, Rian menegaskan bahwa D'MASIV ingin menjaga fokus terhadap perjalanan musik mereka. Band tersebut tidak ingin persoalan di luar aktivitas bermusik menghambat karya dan agenda pertunjukan.

"Ya maksudnya mungkin enggak perlu banyak dijelaskan karena kan memang isunya kemarin kan cukup masif ya, banyak yang memang ya isu boikot atau yang lain, tapi intinya di sini D'MASIV hanya berkarya aja," ujar Rian.

Pernyataan itu diberitakan IntipSeleb pada Kamis, 5 November 2026. Dalam laporan tersebut, Rian membenarkan bahwa kontroversi yang berkembang menjadi salah satu pertimbangan perubahan kerja sama.

Sikap tersebut memperlihatkan upaya D'MASIV memisahkan aktivitas kreatif dari persoalan yang berkembang di luar panggung. Mereka tetap ingin memberikan perhatian kepada penggemar yang telah mengikuti perjalanan musiknya selama bertahun-tahun.

Bagi sebuah grup musik, hubungan dengan pendengar memiliki nilai penting. Kepercayaan penggemar tidak hanya terbentuk melalui lagu, tetapi juga melalui keputusan dan sikap yang diperlihatkan para personelnya.

Antara Suara Mengambil Alih Tur Asia Home Run

Setelah perubahan pengelolaan, Antara Suara mengambil posisi sebagai promotor utama untuk kelanjutan konser D'MASIV. Perusahaan tersebut juga memberikan konfirmasi mengenai pengambilalihan tanggung jawab penyelenggaraan tur.

Dengan demikian, pergantian promotor tidak berarti D'MASIV membatalkan seluruh agenda konser. Band ini tetap memiliki rangkaian pertunjukan internasional yang menjadi bagian dari perjalanan musik mereka pada 2026.

Sebelumnya, D'MASIV menjalani perjalanan tur Asia dengan Taiwan sebagai salah satu tujuan awal. Mereka kemudian melanjutkan rangkaian pertunjukan ke Hong Kong pada awal November.

Kantor berita ANTARA sebelumnya memberitakan bahwa konser Hong Kong berlangsung di TIDES Hong Kong pada 1 November 2026. Pertunjukan tersebut menjadi bagian dari rangkaian D'MASIV Asia Home Run.

Dalam pemberitaan yang sama, ANTARA juga menjelaskan bahwa tur tersebut awalnya melibatkan RANS Entertainment sebagai penyelenggara. Antara Suara dan Flabbergast Production turut mendukung penyelenggaraan rangkaian pertunjukan tersebut.

Perubahan pengelolaan kini menempatkan Antara Suara sebagai pihak yang menangani kelanjutan tur. Langkah ini menjadi penting untuk menjaga kepastian penyelenggaraan konser di tengah dinamika yang berkembang.

Jadwal Tur D'MASIV Tetap Menjadi Perhatian Penggemar

Keputusan mengganti promotor membuat penggemar kembali memperhatikan agenda D'MASIV di sejumlah negara. Tur Asia Home Run menjadi salah satu proyek penting bagi band tersebut sepanjang 2026.

Setelah Taiwan dan Hong Kong, rangkaian perjalanan musik D'MASIV mencakup sejumlah tujuan lain. Singapura dan Malaysia masuk dalam agenda tur Asia mereka pada November.

Selanjutnya, D'MASIV juga merencanakan pertunjukan di Jakarta pada Desember 2026. Konser tersebut menjadi bagian dari rangkaian perjalanan yang mempertemukan band dengan pendengar di dalam negeri.

ANTARA sebelumnya mencatat bahwa tur Asia ini sekaligus menjadi momentum bagi D'MASIV memperkenalkan fase baru perjalanan musik mereka. Salah satu karya yang menandai periode tersebut adalah singel berbahasa Inggris berjudul On Our Own.

Lagu tersebut dirilis pada Mei 2026. Kehadirannya memperlihatkan upaya D'MASIV memperluas jangkauan karya di tengah persaingan industri musik yang semakin terbuka.

Meski terjadi perubahan promotor, perhatian terhadap kelanjutan tur tetap menjadi hal penting. Penggemar tentu berharap seluruh agenda berjalan sesuai rencana tanpa terganggu persoalan kerja sama sebelumnya.

RANS Entertainment Juga Menghadapi Sorotan Publik

Di sisi lain, RANS Entertainment sedang menghadapi perhatian publik setelah penyelenggaraan RANS Carnival di Yogyakarta pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

Acara tersebut turut menjadi perbincangan setelah muncul tudingan mengenai pengerahan warga dengan imbalan Rp50.000. Isu tersebut berkembang melalui pesan berantai dan media sosial.

Namun, manajemen RANS membantah keterlibatan perusahaan dalam dugaan pengerahan warga berbayar. Corporate Secretary RANS, Chintami Maranata Sihombing, menyampaikan klarifikasi melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia.

"Perseroan menegaskan bahwa perseroan tidak menginstruksikan, menginisiasi, maupun mendanai kegiatan tersebut," demikian penjelasan manajemen RANS sebagaimana diberitakan Tirto pada 4 November 2026.

Manajemen juga menjelaskan bahwa RANS Carnival tetap berlangsung sesuai jadwal dengan penyesuaian konsep. Perusahaan menyebut kegiatan tersebut tetap melibatkan musisi lokal, pelaku UMKM, dan komunitas kreatif.

Perlu dibedakan bahwa persoalan RANS Carnival dan pergantian promotor D'MASIV merupakan dua perkembangan berbeda. Keduanya memang mendapat perhatian dalam periode yang berdekatan, tetapi masing-masing memiliki persoalan dan penjelasan tersendiri.

Kepercayaan Penggemar Menjadi Tantangan D'MASIV

Perubahan kerja sama ini memberikan gambaran mengenai besarnya pengaruh respons publik terhadap industri hiburan. Penggemar kini tidak hanya memperhatikan kualitas pertunjukan, tetapi juga pihak yang terlibat di balik penyelenggaraannya.

Dalam situasi seperti ini, keputusan manajemen dapat memengaruhi persepsi pendengar. Karena itu, komunikasi yang terbuka menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga hubungan antara musisi dan komunitas penggemarnya.

D'MASIV memilih menjelaskan perubahan tersebut secara langsung melalui media sosial. Penjelasan Rian juga memberikan gambaran bahwa band ingin menghindari polemik berkepanjangan.

Di sisi lain, Antara Suara memiliki tanggung jawab untuk memastikan kelanjutan penyelenggaraan konser. Penggemar membutuhkan informasi yang jelas mengenai jadwal, tiket, lokasi, dan teknis pertunjukan berikutnya.

Perkembangan ini sekaligus menjadi ujian bagi D'MASIV dalam mempertahankan kepercayaan pendengar. Mereka memiliki perjalanan panjang di industri musik Indonesia dan masih berupaya memperluas jangkauan karya melalui pertunjukan internasional.

Pada akhirnya, keputusan D'MASIV lepas dari RANS menandai perubahan penting dalam pengelolaan tur Asia Home Run. Rian menegaskan bahwa band ingin terus berkarya, sementara Antara Suara mengambil alih tanggung jawab promotor. Kelanjutan konser dan respons penggemar akan menjadi perhatian berikutnya dalam perjalanan D'MASIV sepanjang 2026.