Pengganjal ATM RS Buah Hati Pamulang ditangkapPengganjal ATM RS Buah Hati Pamulang ditangkap polisi setelah diduga merusak satu mesin dan mengganjal dua ATM lainnya. Polisi masih menyelidiki peran pelaku dan kemungkinan aksi serupa.

Pengganjal ATM di RS Buah Hati Pamulang berhasil ditangkap polisi setelah diduga merusak dan mengganjal tiga mesin ATM. Ketiga pelaku sempat berusaha melarikan diri sebelum akhirnya diamankan petugas.

Pengganjal ATM RS Buah Hati Pamulang ditangkap oleh jajaran Polres Tangerang Selatan setelah diduga menjalankan aksi di gerai ATM yang berada di lingkungan Rumah Sakit Buah Hati, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo mengatakan polisi mengamankan tiga pria yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Mereka diduga menyasar tiga unit mesin ATM yang berada di lokasi yang sama.

Menurut Boy, satu mesin ATM mengalami kerusakan, sedangkan dua mesin lainnya sengaja diganjal untuk mengganggu proses transaksi nasabah.

Modus Pelaku Mengganggu Proses Transaksi ATM

Polisi menjelaskan para pelaku menggunakan modus dengan mengganjal bagian tertentu pada mesin ATM sehingga transaksi tidak dapat berjalan normal.

Dalam praktiknya, gangguan tersebut diduga dimanfaatkan pelaku untuk mendukung aksi kejahatan terhadap pengguna ATM yang mengalami kendala saat bertransaksi.

Karena itu, penyidik masih mendalami secara rinci bagaimana ketiga pelaku menjalankan aksinya serta tujuan dari pengganjalan mesin ATM tersebut.

Pelaku Sempat Berusaha Kabur Saat Ditangkap

Sementara itu, proses penangkapan berlangsung ketika petugas bergerak mengamankan para terduga pelaku. Namun, ketiganya disebut sempat mencoba melarikan diri dari lokasi.

Menurut Boy, petugas kemudian memberikan tindakan tegas dan terukur untuk menghentikan upaya pelarian tersebut sehingga seluruh pelaku berhasil diamankan.

Penyidik Dalami Kemungkinan Aksi di Lokasi Lain

Selain memeriksa peran masing-masing tersangka, kepolisian juga menyelidiki kemungkinan keterlibatan mereka dalam kasus serupa di wilayah lain.

Yang menjadi sorotan, penyidik masih mengumpulkan keterangan dan barang bukti untuk melengkapi proses penyelidikan. Kepolisian berencana memaparkan kronologi lengkap beserta hasil pengungkapan perkara itu melalui konferensi pers di Polsek Pamulang.