komando pasukan khusus bogorkomando pasukan khusus bogor

Sinar Jiwa – Komando pasukan khusus menjadi rujukan Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam memperkuat kinerja aparatur pemerintah daerah. Ia menegaskan nilai kedisiplinan dan kebersamaan ala Kopassus akan diadopsi untuk meningkatkan pelayanan publik.

Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri syukuran Hari Ulang Tahun ke-74 Kopassus di Batalyon 13 Grup 1 Kopassus, Sabtu (25/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Rudy menilai pola kerja di lingkungan pasukan elite tersebut relevan diterapkan dalam birokrasi.

Nilai Komando Pasukan Khusus dalam Tata Kelola Pemerintahan

Rudy menyoroti prinsip kebersamaan yang menjadi budaya di lingkungan Kopassus. Menurutnya, nilai tersebut dapat memperkuat koordinasi antar aparatur pemerintah.

Di Kopassus ada prinsip sederhana: senang bersama, susah bersama. Kalau nilai ini kita terapkan di pemerintahan, maka pelayanan kepada masyarakat akan jauh lebih cepat dan tepat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh struktur, tetapi juga solidaritas internal. Dalam praktiknya, budaya kolektif ini dinilai mampu mempercepat respons terhadap kebutuhan masyarakat.

Di sisi lain, Rudy menekankan pentingnya empati dalam menjalankan tugas pemerintahan. Aparatur, kata dia, harus mampu merasakan kondisi masyarakat secara langsung.

Kalau rakyat kita miskin, kita harus merasa miskin. Kalau rakyat kita sakit dan tidak terlayani, kita juga harus merasakan hal yang sama,” tegasnya.

Kedisiplinan dan Lingkungan Kerja Jadi Sorotan

Selain kebersamaan, Rudy juga menyoroti kedisiplinan prajurit Kopassus yang tercermin dari kondisi lingkungan satuan. Ia melihat penataan yang rapi tanpa bergantung pada petugas khusus sebagai indikator kuatnya budaya kerja.

Dalam konteks tersebut, ia menilai birokrasi perlu menanamkan kesadaran kolektif serupa agar tidak bergantung pada sistem formal semata. Artinya, setiap individu memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan kerja.

Yang jadi sorotan, budaya tersebut dinilai dapat memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan berorientasi pada pelayanan publik.

Bupati Bogor Rudy Susmanto
Bupati Bogor Rudy Susmanto

Sinergi TNI dan Pemkab Bogor Didorong Lebih Kuat

Tak berhenti di situ, Rudy juga mendorong penguatan sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Bogor. Kolaborasi ini diarahkan untuk mempercepat pembangunan daerah.

Menurutnya, kerja sama lintas sektor menjadi faktor penting dalam menyelesaikan persoalan seperti infrastruktur dan kemiskinan.

Saya yakin dengan sinergi yang kuat antara TNI dan pemerintah daerah, pembangunan bisa berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Sementara itu, Komandan Batalyon 13 Grup 1 Kopassus Letkol Inf. Gerry Heikal Cholid menyampaikan dukungan pemerintah daerah berperan dalam berbagai pembenahan di satuannya.

Ia menjelaskan, sejumlah program telah dijalankan, mulai dari renovasi fasilitas, pembangunan sarana kesehatan, hingga perbaikan rumah dinas prajurit.

Dalam praktiknya, kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat turut membantu penyelesaian persoalan lapangan, termasuk penanganan aliran Sungai Cibeuteung yang sebelumnya kerap memicu banjir.

Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat sangat membantu kami dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan,” ujarnya.

Selain itu, Batalyon 13 Grup 1 Kopassus mencatat capaian seperti kelulusan 100 persen dalam pendidikan Secaba dan Secapa, serta predikat satuan Parako terbaik di lingkungan Kopassus pada 2026.