Piring sudah kosong, tetapi layar komputer kembali memanggil. Riset menunjukkan jalan kaki setelah makan, bahkan hanya 15 menit, dapat membantu tubuh meredam lonjakan gula darah.
Perdebatan soal jam jalan kaki belum selesai, tetapi ada satu waktu yang mendapat sorotan khusus. Waktu itu adalah beberapa menit setelah Anda selesai makan.
Jalan Kaki Setelah Makan Bantu Redam Lonjakan Gula Darah
Riset menunjukkan olahraga setelah makan lebih efektif menurunkan lonjakan gula darah. Hasilnya lebih baik jika Anda bergerak sesegera mungkin. Pembandingnya adalah olahraga sebelum makan atau tidak berolahraga sama sekali.
Jalan santai 15 menit setelah makan siang atau makan malam dapat mendukung respons gula darah yang lebih sehat. Anda juga bisa menuai manfaat serupa dengan berjalan setelah sarapan.
Temuan ini bersifat umum dan bukan pengganti saran dokter. Orang dengan diabetes sebaiknya berkonsultasi dahulu tentang pola jalan yang aman. Mulai dengan intensitas ringan juga lebih aman bagi pemula.
Pakar Tekankan Kenyamanan dan Komitmen
Para ahli tetap mengingatkan bahwa jadwal terbaik adalah yang bisa Anda jalani. Colin Pennington, Ph.D., menilai kesinambungan menentukan hasil. "Komitmen jangka panjang selalu krusial untuk memperoleh adaptasi kesehatan jangka panjang dari aktivitas fisik apa pun," kata Colin.
Karena itu, jalan setelah makan tidak perlu menggantikan jalan pagi atau sore. Anda bisa menyelipkannya sebagai tambahan di sela rutinitas harian. Cara ini cocok bagi pekerja yang jadwalnya padat.
Bagi yang kaku di pagi hari, jalan setelah makan siang bisa terasa lebih ringan. Suhu tubuh dan fungsi otot cenderung lebih siap bergerak pada waktu tersebut.
Enam Langkah Membangun Kebiasaan Jalan Kaki
Pertama, mulai dari langkah kecil. Tambah durasi atau jarak seiring tubuh terasa nyaman. Kedua, pilih jam yang konsisten agar jalan kaki menjadi rutinitas, bukan sekadar sambilan. Boleh berganti waktu jika perlu. Ketiga, kenakan sepatu nyaman yang menopang kaki dan sendi.
Keempat, catat langkah lewat ponsel atau pelacak kebugaran supaya target terasa jelas. Kelima, ajak teman agar ada yang saling mengingatkan dan perjalanan terasa lebih seru. Keenam, minum air sebelum dan sesudah berjalan, terutama saat cuaca panas.
Jalan kaki setelah makan menunjukkan bahwa langkah kecil bisa berarti besar. Lima belas menit sehabis makan mungkin terasa singkat, tetapi tubuh Anda dapat merasakan manfaatnya. Mulailah dari yang paling realistis, lalu bangun kebiasaan itu pelan-pelan.