Olahraga

Man Utd vs Bournemouth: Setan Merah Tertunduk 0-3, Carrick Makin Tertekan

man utd vs bournemouth 0 - 3
man utd vs bournemouth 0 - 3

Man Utd vs Bournemouth berakhir 0-3 di Old Trafford, Minggu (25/10/2026). Kekalahan telak di pekan kedelapan EPL menambah tekanan besar bagi Michael Carrick.

Old Trafford menyaksikan malam yang pahit bagi Manchester United F.C. Dalam laga lanjutan Liga Inggris atau EPL pekan kedelapan, Man Utd vs Bournemouth berakhir dengan skor 0-3 untuk kemenangan tamu. Gol Rayan, Marcus Tavernier, dan Evanilson memastikan Bournemouth pulang membawa tiga penuh sekaligus memperdalam krisis Michael Carrick.

Pertandingan dimulai pukul 14.00 waktu setempat atau 21.00 WIB. Wasit Jarred Gillett memimpin laga tersebut. Bagi Manchester United FC, hasil ini menjadi kekalahan kedelapan laga tanpa kemenangan di seluruh kompetisi. Sementara Bournemouth mencatat kemenangan tandang pertama mereka musim ini.

Susunan Pemain Manchester United F.C. vs Bournemouth

Michael Carrick menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Mason Mount sebagai gelandang serang. Keputusan paling mengejutkan adalah menempatkan kapten Bruno Fernandes di bangku cadangan setelah friksi pasca kekalahan 1-4 dari Como di Liga Champions.

Berikut susunan pemain Manchester United F.C. vs Bournemouth yang dikonfirmasi sebelum kick-off:

Manchester United (4-2-3-1): Senne Lammens; Diogo Dalot, Ayden Heaven, Harry Maguire, Leny Yoro; Carlos Baleba, Andrey Santos; Amad Diallo, Youri Tielemans, Mason Mount; Bryan Mbeumo.

AFC Bournemouth (4-2-3-1): Djordje Petrovic; Adam Smith, James Hill, Antonio Silva, Adrien Truffert; Tyler Adams, Lewis Cook; Rayan, Justin Kluivert, Marcus Tavernier; Evanilson.

Manchester United kehilangan sejumlah pemain penting karena cedera. Kobbie Mainoo, Manuel Ugarte, Luke Shaw, Benjamin Sesko, dan Patrick Dorgu tidak bisa dimainkan. Di kubu Bournemouth, Alex Scott, Alex Toth, dan Julian Araujo juga absen.

Bournemouth Membungkam Old Trafford

Bournemouth tampil lebih tajam sejak menit-menit awal. Rayan beberapa kali mengancam gawang Senne Lammens sebelum akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-38. Umpan Justin Kluivert menemukan Rayan, yang menyelesaikan peluang dengan tenang.

Tekanan tim tamu tidak berhenti di situ. Lima menit kemudian, Marcus Tavernier menggandakan keunggulan pada menit ke-43. Serangan balik yang dibangun dari pergerakan Adrien Truffert berakhir dengan tendangan kaki kiri Tavernier dari tengah kotak penalti.

Statistik babak pertama memperlihatkan dominasi Bournemouth. Tim asuhan Marco Rose mencatat expected goals atau xG 2,20, sementara Manchester United hanya 0,40. Ironisnya, MU menguasai bola hingga 63 persen, tetapi tidak mampu mengubah tekanan menjadi peluang nyata.

Kartu kuning juga berhamburan sebelum turun minum. Andrey Santos, Tyler Adams, Ayden Heaven, Youri Tielemans, dan Harry Maguire semuanya menerima teguran. Carrick menarik Tielemans di jeda babak dan memasukkan Matheus Cunha, tetapi perubahan itu tidak memperbaiki ritme permainan tuan rumah.

Reporter The Athletic, Cerys Jones, mencatat persoalan struktur serangan MU. “Kemampuan serang United di sisi kiri sangat bergantung pada Diogo Dalot yang tumpang tindih dengan Mason Mount. Sering kali lebar serangan hampir tidak ada. United tidak cukup meregangkan Bournemouth,” tulisnya dalam laporan langsung dari Old Trafford.

Evanilson Mengunci Kemenangan 3-0

Babak kedua dimulai dengan harapan Manchester United untuk bangkit. Carrick memasukkan Lisandro Martinez menggantikan Ayden Heaven pada menit ke-65. Joshua Zirkzee kemudian masuk untuk Carlos Baleba, sementara Shea Lacey menjalani debut setelah menggantikan Amad Diallo.

Namun, harapan itu kembali pupuk pada menit ke-71. Evanilson memanfaatkan kerja sama dengan Lewis Cook untuk mencetak gol ketiga Bournemouth. Striker Brasil itu menyelesaikan peluang dengan tenang setelah pertahanan Manchester United kembali membuat kesalahan.

Sepanjang laga, Manchester United hanya mencatat dua tembakan tepat sasaran dari lima percobaan. Mason Mount sempat mencoba membuka peluang dari tengah, tetapi serangan Setan Merah terasa mudah dibaca tanpa kehadiran Bruno Fernandes.

Sky Sports mencatat Bournemouth tampil disiplin dalam menekan dan cepat bertransisi. Kemenangan ini sekaligus menjadi kemenangan keempat beruntun Bournemouth di semua kompetisi, menyusul kemenangan 3-0 atas AC Milan di Liga Europa.

Klasemen Manchester United F.C. vs Bournemouth Berubah

Hasil Man Utd vs Bournemouth mengubah peta klasemen EPL. Sebelum laga, Manchester United berada di peringkat 13 dengan tujuh poin, hanya unggul satu poin dari Bournemouth di urutan 15.

Setelah pertandingan, Bournemouth naik ke papan tengah dengan sembilan poin. Manchester United justru terjerumus ke zona bawah dengan hanya satu kemenangan dari delapan laga pembuka Liga Inggris 2026/27.

Rekor head-to-head juga semakin memprihatinkan bagi Setan Merah. Manchester United kini tidak menang dalam tujuh pertemuan terakhir melawan Bournemouth di EPL, dengan empat hasil imbang dan tiga kekalahan.

Bournemouth bahkan menjadi tim pertama yang mencetak tiga gol atau lebih dalam tiga kunjungan beruntun ke Old Trafford tanpa pernah kalah. Data ESPN dan The Athletic menempatkan hasil ini sebagai salah satu kekalahan paling memalukan Manchester United di musim ini.

Tekanan Besar bagi Michael Carrick

Kekalahan ini menempatkan posisi Michael Carrick dalam bahaya. Keputusan menahan Bruno Fernandes di bangku cadangan justru berujung pada kekalahan telak di depan pendukung sendiri.

Para pengamat di Inggris mulai mempertanyakan masa depan Carrick di Old Trafford. The Independent menyebut manajer Manchester United berada di ambang krisis setelah timnya kembali kolaps melawan lawan yang tampil lebih terorganisir.

Bagi Bournemouth, hasil ini menjadi bukti bahwa mereka layak diperhitungkan di Liga Inggris. Tiga kemenangan beruntun dengan clean sheet menunjukkan fondasi tim yang solid di bawah Marco Rose.

Bagi Manchester United F.C., jalan pulih terasa sangat panjang. Tanpa perbaikan menyeluruh dalam struktur taktik, konsistensi pemain, dan kepercayaan diri, tekanan di Old Trafford kemungkinan akan terus meningkat.